15 Cara Menghemat Air di Rumah, Go Green Yuk!

·Bacaan 8 menit
15 Cara Menghemat Air di Rumah, Go Green Yuk!
15 Cara Menghemat Air di Rumah, Go Green Yuk!

RumahCom – Air adalah kebutuhan bagi setiap makhluk hidup. Walaupun stok air tampaknya berlimpah dan Anda bisa mendapatkannya dengan mudah lewat air PAM, air sumur, atau air galon, bukan berarti Anda bisa seenaknya dalam menggunakan air. Berikut cara menghemat air yang harus dilakukan, untuk memastikan ketersediaan air dalam jangka waktu panjang. Untuk itu, artikel ini akan membahas:

  1. Pentingnya Air Bagi Kebutuhan Hidup

  2. Fakta Suplai Air di Dunia

  3. Dukung Go Green, 15 Cara Menghemat Air di Rumah

    1. Mencuci dalam jumlah banyak

    2. Atur jadwal menyiram tanaman dan mencuci kendaraan

    3. Manfaatkan keran aerator

    4. Hindari membiarkan keran menetes

    5. Masak air secukupnya

    6. Hindari mandi berlama-lama

    7. Menampung air hujan

    8. Tidak mengabaikan pipa bocor

    9. Gunakan filter air

    10. Gunakan point of use pemanas air

    11. Gunakan air kembali

    12. Gunakan sabun secukupnya

    13. Tampung air bekas mencuci sayur dan buah

    14. Berwudu menggunakan air dari ember

    15. Hindari menggunakan botol plastik

  4. Manfaat Menghemat Air yang Jarang Diperhatikan

    1. Menghindari kekeringan

    2. Menjaga persediaan makanan

    3. Melestarikan lingkungan

Pentingnya Air Bagi Kebutuhan Hidup

Air dibutuhkan dalam setiap kegiatan manusia. (Foto: Pexels)
Air dibutuhkan dalam setiap kegiatan manusia. (Foto: Pexels)

Air dibutuhkan dalam setiap kegiatan manusia. (Foto: Pexels)

Banyak kegiatan sehari-hari manusia yang membutuhkan air, mulai dari memasak, minum, mandi, mencuci pakaian, mencuci mobil, menyiram tanaman, buang air, dan masih banyak lagi. Anda yang tinggal di daerah perkotaan dengan infrastruktur memadai, mungkin merasa air tersedia begitu melimpah, karena kemudahan akses untuk mendapat air bersih.

Namun, di beberapa desa yang berada di pegunungan atau di negara Afrika yang mengalami kekeringan, air bersih merupakan komoditas yang sangat berharga karena sangat langka. Tanpa air bersih, kesehatan manusia bisa terganggu, bahkan bisa menyebabkan berbagai masalah serius, mulai dari dehidrasi, hingga berbagai penyakit.

Fakta Suplai Air di Dunia

Lautan merupakan sekitar 97 persen dari seluruh air di Bumi. (Foto: Pexels)
Lautan merupakan sekitar 97 persen dari seluruh air di Bumi. (Foto: Pexels)

Lautan merupakan sekitar 97 persen dari seluruh air di Bumi. (Foto: Pexels)

Walaupun tampaknya keberadaan air di muka Bumi amatlah berlimpah, pasokan air bersih yang dapat digunakan manusia hanyalah 3% dari total air yang ada. Untuk lebih jelasnya, mari simak fakta suplai air di dunia yang mengejutkan berikut ini.

  • Sekitar 71% permukaan bumi tertutup air, menurut The United States Geological Survey Water Science School.

  • Pasokan total air dunia setara dengan 332,5 juta mil kubik.

  • Lautan merupakan sekitar 97% dari seluruh air Bumi, yang berarti hanya 3% air yang tidak mengandung garam.

  • Dari total air tawar dunia, 69% dibekukan di es dan gletser dan 30% lainnya ada di tanah.

  • Hanya 0,26% air dunia ada di danau air tawar.

  • Hanya 0,001% dari seluruh air yang ada di atmosfer.

  • Pada tahun 2050, menurut prediksi PBB, populasi dunia akan meningkatkan permintaan air hingga 30%.

  • Lebih dari 80% limbah kotor masyarakat mengalir kembali ke lingkungan tanpa pengolahan atau penggunaan kembali.

  • Sebanyak 71 % lahan basah alami dunia telah hilang sejak tahun 1900a dan ini adalah kesalahan manusia.

  • Menurut PBB, 2,1 miliar orang tidak memiliki air minum yang aman di rumah. Dari jumlah tersebut, terdapat 844 juta orang yang tidak memiliki akses terhadap layanan air minum dasar, termasuk 263 juta orang yang melakukan perjalanan selama lebih dari 30 menit per perjalanan untuk mengumpulkan air.

  • Sebanyak 159 juta orang masih minum air yang belum terolah dan memiliki risiko kesehatan yang serius dari sumber air permukaan, seperti sungai atau danau.

  • Ada 663 juta orang yang hidup tanpa persediaan air bersih yang dekat dengan rumah.

Dukung Go Green, 14 Cara Menghemat Air di Rumah

Tampung air bekas mencuci sayur dan buah untuk menghemat air. (Foto: Pexels)
Tampung air bekas mencuci sayur dan buah untuk menghemat air. (Foto: Pexels)

Tampung air bekas mencuci sayur dan buah untuk menghemat air. (Foto: Pexels)

Sudah terbayang bukan, betapa berharganya setiap tetes air bersih yang selama ini Anda gunakan? Oleh karena itu, hindari membuang-buang setiap tetes air yang Anda miliki. Langkah menghemat air bisa dimulai dari diri sendiri di rumah, dengan melakukan cara menghemat air berikut ini:

1. Mencuci dalam jumlah banyak

Hindari setiap hari atau sedikit-sedikit mencuci baju, terutama jika Anda menggunakan mesin cuci. Alaannya karena mesin cuci menghasilkan banyak limbah air yang terbuang begitu saja. Berikan interval waktu mencuci baju, misalnya dua sampai tiga hari sekali. Dengan begitu, limbah air dari mesin cuci bisa berkurang. Bukan cuma menghemat air, cara ini juga membuat Anda menghemat listrik.

2. Atur jadwal menyiram tanaman dan mencuci kendaraan

Untuk penggunaan air yang tidak terlalu rutin, seperti menyiram tanaman dan mencuci mobil, tentukan jadwal agar air yang digunakan efektif. Misalnya, menyiram tanaman saat musim kemarau atau mencuci kendaraan saat benar-benar kotor.

Saat menyiram tanaman, gunakan semprotan selang yang bisa dimatikan agar air tidak keluar terus-menerus. Saat mencuci kendaraan, Anda juga bisa menambahkan mesin penyemprot bertekanan. Walau tampak lebih banyak air yang keluar, tekanan dari mesin membuat air bisa membasuh area yang lebih besar dan menghemat penggunaan air dibandingkan selang biasa.

3. Manfaatkan keran aerator

Cara menghemat air yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan keran aerator. Dengan alat ini, Anda akan mampu membatasi aliran dari keran, sehingga penggunaan air pun akan lebih hemat.

4. Hindari membiarkan keran menetes

Saat menggosok gigi atau mencuci muka di wastafel, terkadang kita membiarkan air keran mengalir. Padahal, kebiasaan ini akan membuang air secara percuma. Cobalah membiasakan untuk mematikan keran. Jika Anda tidak sedang menggunakan airnya, lalu nyalakan kembali saat Anda akan menggunakannya.

5. Masak air secukupnya

Perhitungkan kebutuhan air saat Anda memasak, entah untuk menyeduh teh, kopi, atau sekadar masak mi. Kadang, air yang Anda masak kerap berlebih dan sisanya akan Anda buang begitu saja ke wastafel. Jadi, isilah panci atau ketel air secukupnya, agar Anda tak hanya menghemat air, tetapi juga menghemat listrik atau gas.

Fakta Pipa Air yang Penting Dipahami Saat Renovasi
Fakta Pipa Air yang Penting Dipahami Saat Renovasi

Panduan dan Referensi

Fakta Pipa Air yang Penting Dipahami Saat Renovasi

6. Hindari mandi berlama-lama

Mandi berlama-lama memang menyenangkan, tetapi kegiatan ini juga menjadi salah satu sumber pemborosan air di rumah. Solusinya, cobalah ganti bak mandi dengan shower untuk membatasi penggunaan air saat mandi. Namun, hindari membiarkan shower menyala saat Anda sedang menggunakan sabun atau sampo.

7. Menampung air hujan

Di musim hujan, cobalah membuat penampungan air hujan yang nantinya bisa Anda gunakan untuk menyiram tanaman dan mengepel. Namun, perhatikan tempat penampungan air hujan yang Anda buat dan pastikan Anda menutupnya rapat-rapat karena berisiko menjadi sarang bagi nyamuk yang menyebarkan penyakit DBD.

8. Tidak mengabaikan pipa bocor

Pipa bocor atau keran yang rusak sebaiknya segera diperbaiki. Anda tak akan pernah menyangka berapa banyak air yang terbuang sia-sia dari pipa atau keran bocor tersebut. Kalau dikumpulkan, jumlahnya bisa untuk memenuhi kebutuhan air Anda selama seminggu atau sebulan. Jika Anda belum sempat untuk memperbaiki pipa bocor, tampung saja air yang bocor dalam ember untuk digunakan pada kesempatan lain.

9. Gunakan filter air

Bila Anda sering membeli air dengan kemasan galon, Anda bisa melakukan penghematan dengan cara menggunakan filter air. Dengan filter air, Anda tidak perlu lagi membeli air kemasan atau air galon karena Anda bisa memanfaatkan air keran di rumah untuk dikonsumsi dengan memfilternya menggunakan sebuah alat. Harganya mungkin mahal di awal pembelian, tetapi dalam jangka panjang, Anda akan menghemat jauh lebih banyak.

10. Gunakan point of use pemanas air

Komponen berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk melakukan penghematan air adalah point of use pemanas air. Dengan adanya pemanas kecil ini, air panas bisa langsung Anda peroleh dan Anda gunakan tanpa harus membuang air sambil menunggunya hangat. Dari adanya permintaan air panas yang cukup besar saat ini, pemanas air mampu menjadi solusi berhemat. Selain itu, pemanas air akan cukup menguntungkan karena Anda tidak perlu memerlukan ruang yang besar untuk penyimpanannya.

Ingin membeli rumah? Simak cara menghitung pajaknya melalui video ini.

11. Gunakan air kembali

Menggunakan air kembali (reuse water) juga bisa menjadi cara untuk menghemat air. Tentu saja yang digunakan bukan air yang sudah kotor, melainkan air bekas mencuci buah dan sayuran, atau air bekas rendaman beras. Anda bisa menggunakannya lagi untuk menyiram tanaman.

12. Gunakan sabun secukupnya

Baik itu sabun cuci piring atau sabun cuci pakaian, menggunakannya secara berlebihan akan menghasilkan lebih banyak busa sabun yang membuatnya memerlukan lebih banyak air untuk membilasnya. Jadi, gunakan sabun secukupnya saja.

13. Tampung air bekas mencuci sayur dan buah

Membersihkan sayur dan buah dengan air mengalir sering kali membuat jumlah air yang digunakan terlalu banyak. Oleh sebab itu, biasakanlah untuk menampung air bekas cucian sayur dan buah. Anda juga bisa mencoba metode mencuci sayur dan buah dalam wadah yang berisi air. Metode ini dapat membantu Anda menghemat air lebih banyak.

14. Berwudu menggunakan air dari ember

Jika selama ini Anda lebih sering berwudu di keran, kini ada baiknya Anda mengubah kebiasaan itu. Berwudulah menggunakan air dari ember. Cara ini akan lebih menghemat air dibandingkan berwudu lewat keran.

15. Hindari menggunakan botol plastik

Botol plastik, selain dinilai tidak efisien, penggunaannya juga diyakini dapat merusak sumber-sumber air di dalam tanah. Ini karena botol plastik merupakan komponen yang sangat sulit mengurai dalam tanah.

Botol plastik membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Racun yang terdapat dalam botol plastik juga bisa mengontaminasi tanah dan sumber-sumber air yang ada. Maka dari itu, hindari terlalu sering menggunakan botol plastik. Gunakan botol minum yang bisa digunakan berkali-kali dan diisi ulang.

Tip Rumah

Pahami pentingnya air untuk kehidupan manusia sehari-hari. Mulai sekarang, yuk mulai hidup <em>go green</em> dengan menghemat air.

Manfaat Menghemat Air yang Jarang Diperhatikan

Menghemat air dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: Pexels)
Menghemat air dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: Pexels)

Menghemat air dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan. (Foto: Pexels)

Selain untuk keberlangsungan kehidupan umat manusia, masih ada berbagai alasan mengapa Anda harus menghemat air. Inilah beberapa di antaranya.

1. Menghindari kekeringan

Melakukan penghematan dapat meminimalkan dampak kekeringan dan kekurangan air di musim kemarau. Jadi, Anda pun akan tetap tenang saat saat musim kemarau tiba, karena sumur di rumah aman dari ancaman kekeringan.

Baca juga: Pompa Air Sering Ngadat? Sebelum Ganti, Kenali Dulu Faktanya

2. Menjaga persediaan makanan

Makanan membutuhkan air untuk proses pengolahan. Jika pasokan air berkurang, hal ini tentu saja akan berpengaruh pada cadangan makanan.

3. Melestarikan lingkungan

Mengurangi pemakaian air dapat berdampak baik pada kelestarian lingkungan. Alasannya, energi yang digunakan untuk memproses dan mengalirkan air ke rumah, pusat-pusat industri atau bisnis, serta pertanian juga akan berkurang sehingga polusi pun dikurangi dan bahan bakar bisa dihemat.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area
Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Cari Agen

Temukan agen terbaik dan spesialis di setiap area

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel