15 Ciri-Ciri Psikopat pada Remaja, Ketahui Penyebabnya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang psikopat adalah digambarkan secara patologis rentan terhadap perilaku kriminal atau kekerasan. Perilaku psikopat rentan dialami di usia remaja. Apa saja ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi?

Psikopat adalah menunjukkan perilaku yang menyimpang dan sulit bergaul. Perilaku psikopat sangat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya. Psychology Today menjelaskan ciri-ciri psikopat pada remaja terlihat dari kondisi tidak adanya empati dan tumpulnya keadaan afektif lainnya.

Seorang psikopat cenderung tidak berperasaan, ketidakmelekatan, dan sangat manipulatif. Robert D. Hare, seorang ahli psikopati dunia dan guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada berpendapat ciri-ciri psikopat pada remaja adalah selalu memutar balik fakta, kamuflase rumit, menebar fitnah, dan berbohong untuk keuntungan diri sendiri.

Berikut Liputan6.com ulas tentang ciri-ciri psikopat pada remaja dan penyebabnya dari berbagai sumber, Kamis (23/9/2021).

Ciri-Ciri Psikopat pada Remaja

Ilustrasi Depresi. Credit: pexels.com/Kinga
Ilustrasi Depresi. Credit: pexels.com/Kinga

1. Mengalami Kebohongan Patologis

Psikopat berbohong agar terlihat baik dan keluar dari masalah. Tapi mereka juga berbohong untuk menutupi kebohongan mereka sebelumnya. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Mereka terkadang mengalami kesulitan untuk menjaga cerita mereka tetap lurus karena mereka lupa apa yang telah mereka katakan. Jika ditantang oleh siapa pun, mereka cukup mengubah cerita mereka lagi atau mengolah fakta agar sesuai dengan situasi.

2. Tidak Memiliki Penyesalan

Psikopat tidak peduli bagaimana perilakunya memengaruhi orang lain. Mereka mungkin melupakan sesuatu yang menyakiti seseorang, atau mereka mungkin bersikeras bahwa orang lain bereaksi berlebihan saat perasaan mereka terluka.

Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Pada akhirnya, mereka tidak mengalami rasa bersalah apa pun karena menyebabkan orang sakit. Bahkan, seringkali mereka merasionalisasi perilakunya dan menyalahkan orang lain.

3. Kurangnya Empati

Psikopat berjuang untuk memahami bagaimana orang lain mungkin merasa takut, sedih, atau cemas. Itu tidak masuk akal bagi mereka karena mereka tidak bisa membaca orang. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Mereka sama sekali tidak peduli pada orang yang menderita, bahkan jika itu adalah teman dekat atau anggota keluarga.

4. Memiliki Pengaruh yang Dangkal

Psikopat tidak menunjukkan banyak emosi, setidaknya bukan emosi asli. Mereka mungkin tampak dingin dan tidak emosional di sebagian besar waktu. Tetapi jika hal itu bermanfaat bagi mereka, mereka mungkin menunjukkan tampilan perasaan yang dramatis. Ini biasanya berumur pendek dan cukup dangkal.

Misalnya, mereka mungkin menunjukkan kemarahan jika mereka dapat mengintimidasi seseorang, atau mereka mungkin menunjukkan kesedihan untuk memanipulasi seseorang. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Tetapi mereka tidak benar-benar mengalami emosi ini.

5. Gaya Hidupnya Parasit

Psikopat mungkin memiliki cerita sedih tentang mengapa mereka tidak dapat menghasilkan uang, atau mereka mungkin sering melaporkan menjadi korban orang lain. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi.

Kemudian, mereka memanfaatkan kebaikan orang lain dengan bergantung pada mereka secara finansial. Mereka menggunakan orang untuk mendapatkan apa pun yang mereka bisa tanpa memperhatikan bagaimana perasaan seseorang.

Ciri-Ciri Psikopat pada Remaja

Ilustrasi depresi. Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi depresi. Credit: pexels.com/Andrea

6. Melebihkan Diri Sendiri

Psikopat memiliki pandangan yang berlebihan tentang diri mereka sendiri. Mereka menganggap diri mereka penting dan berhak. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Mereka sering merasa dibenarkan untuk hidup sesuai dengan aturan mereka sendiri, dan mereka berpikir bahwa hukum tidak berlaku bagi mereka.

7. Pandai Manipulatif

Psikopat sangat pandai membuat orang lain melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka mungkin mempermainkan rasa bersalah seseorang sambil berbohong untuk membuat orang lain melakukan pekerjaannya untuk mereka. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja.

8. Suka Menyulut Api

Gangguan kejiwaan suka menyulut api atau dikenal dengan istilah piromania adalah ciri-ciri psikopat pada remaja. Dengan membakar suatu barang, para psikopat akan merasa puas setelah melakukannya. Piromania juga merupakan bentuk ekspresi psikopat untuk menunjukkan kemarahan atau pembangkangan.

9. Temperamental

Ciri-ciri psikopat pada remaja adalah temperamental atau mudah marah. Hal-hal kecil dan sepele sering memicu emosi mereka. Untuk meluapkan emosi, psikopat sering melakukan hal yang menakutkan dan tidak lazim. Tidak jarang tindakan mereka membahayakan keselamatan orang lain dan lingkungannya.

10. Suka Bullying

Motivasi seseorang melakukan bullying memang beranekaragam. Mulai dari ingin mencari perhatian hingga ingin menunjukkan kekuatan. Seseorang dengan ciri-ciri psikopat cenderung lebih suka melakukan bullying hanya untuk menikmati tindakannya. Ia merasakan kepusaan setelah melakukan hal tersebut. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi.

Ciri-Ciri Psikopat pada Remaja

Ilustrasi depresi/unsplash
Ilustrasi depresi/unsplash

11. Sangat Suka Melanggar Aturan

Ciri-ciri psikopat pada remaja adalah suka melanggar aturan. Seorang psikopat akan suka membantah apa yang dikatakan orang lain. Ia sebenarnya mengerti aturan tersebut, namun dengan melanggarnya, ia mendapat kegembiraan dan sensasi tersendiri.

12. Enuresis

Enuresis adalah istilah ketidakmampuan seseorang untuk mengontrol urin. Pengidap enuresis sering mengompol terutama saat tidur di malam hari. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Meski begitu tidak semua pengidap enuresis adalah psikopat. Hanya saja, gangguan ini sering memprovokasi tindakan yang tidak lazim.

13. Berwawasan Luas

Seorang psikopat biasanya sudah tampak sejak anak dan remaja. Beberapa di antara mereka akan menyukai suatu hal yang berlebihan, misal film horror, komik tertentu, dan tokoh yang sekiranya dianggap layak diikuti.

Kesenangan terhadap suatu yang disenangi membuatnya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Hal itu membuat mereka mempelajarainya dengan sangat serius. Ini ciri-ciri psikopat pada remaja.

14. Kesulitan Menerima Moral

Ciri-ciri psikopat pada remaja adalah susah menerima moral. Dalam sebuah penelitian, mereka cukup lama untuk mengenali sisi emosionalnya. Dibandingkan dengan non-psikopat, mereka akan menunjukkan penurunan aktivasi di korteks temporal posterior kanan dan peningkatan aktivasi di amigdala, dua area yang diketahui berhubungan dengan penalaran moral.

15. Antisosial

Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, Edisi Kelima (DSM-5) adalah panduan resmi yang digunakan oleh psikiater dan psikolog untuk membuat diagnosa kondisi mental.

Psikopat bukan kondisi yang ditemukan dalam DSM-5. Diagnosis yang paling mendekati adalah gangguan kepribadian antisosial, dan DSM-5 menggambarkan bagaimana orang dengan kepribadian antisosial sering disebut sebagai psikopat.

Ini ciri-ciri psikopat pada remaja yang umum terjadi. Banyak yang percaya bahwa perilaku antisosial di mulai dari masa kanak-kanan dan sebenarnya bisa diatasi pada saat awal gejala ini terlihat.

Penyebab Seseorang Menjadi Psikopat

Ilustrasi depresi | pexels.com/@pixabay
Ilustrasi depresi | pexels.com/@pixabay

American Psychological Association (APA) mendefinisikan arti psikopat sebagai "sinonim untuk gangguan kepribadian antisosial". Definisi sebenarnya dari seorang psikopat dalam psikiatri adalah gangguan kepribadian antisosial atau antisocial personality disorder (ASPD).

Berikut penyebab seseorang bisa menjadi psikopat:

1. Hasil tes yang dipublikasikan oleh Prof. Hare pada 1999, secara biologis, para psikopat mengalami kelainan di otak. Mereka yang suka hipokrit atau munafik berasal dari stimulus di otaknya.

2. Sosial yang tidak sehat. Hubungan sosial yang diterima serta dipancarkan sama-sama memberi kenangan negatif. Psikopat jadi lebih banyak berpikir negatif dan melakukan sesuatu tanpa piker panjang, cenderung impulsive.

3. Pendidikan lingkungan yang salah. Menurut Kirkman, psikis dari seorang psikopat memiliki latar belakang masa kecil yang tidak mendapat peluang untuk berkembang emosinya secara optimal, sesuai tahap usianya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel