15 Kontroversi dan Konyolnya Trump di Debat Pilpres, Tahan Emosi (I)

Toto Pribadi
·Bacaan 3 menit

VIVA – Bukan Donald Trump jika tak kontroversial. Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik ini kembali memperlihatkan hal-hal konyol dalam final debat Pilpres melawan calon dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Trump yang belum lama ini divonis positif COVID-19 kembali 'berulah' dalam debat terakhir yang digelar di Nashville tersebut. Tak hanya gesture dan sikapnya tapi juga omongannya banyak yang konyol dan membuat geleng-geleng.

Dari catatan yang dirangkum independent, Sabtu 24 Oktober 2020, tercatat ada 15 hal dan pernyataan konyol Trump dalam debat tersebut. Baca juga: Debat Pilpres AS, Trump Tolak Lockdown Negara Amerika

Berikut kontroversi dan pernyataan konyol Donald Trump yang dirangkum redaksi:

1. Trump masuk tanpa masker
Meski resmi positif terpapar COVID-19 namun Trump seakan ingin menunjukkan bahwa virus ini bukan ancaman baginya. Ia merasa kebal dari serangan virus tersebut. Positif COVID-19 ini yang membuatnya tak perlu menggunakan masker.

2. Klaim AS paling banyak positif justru karena tes COVID-19 paling bagus
Tak dipungkiri jika AS menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh wabah COVID-19. Hal itu dilihat dari data statistik baik untuk temuan kasus hingga angka kematiannya. Namun Trump menyebut kondisi ini karena di negara yang dipimpinnya paling bagus dan masif dalam melakukan tes COVID-19.

3. Dituding tak bayar pajak, Trump klaim bayar di muka
Trump sempat dihajar dengan isu pajak lewat dokumen yang dibocorkan New York Times. Pajak yang ditanggung Trump ternyata hanya 750 dollar AS atau senilai Rp11 juta. Jawaban tak kalah mengesalkan dilontarkan Trump terkait itu. Ia mengaku membayar pajaknya di muka. Trump juga mengaku akan segera merilis SPT pajaknya secara resmi.

4. Sebut anak-anak imigran yang masuk ke AS dibawa hewa Coyote
Saat menjawab pertanyaan AS juga punya masalah tak dapat mempertemukan 500 anak-anak imigran yang terpisah dari orang tuanya, Trump menjawab dengan konyol. Ia mengatakan bahwa anak-anak imigran ini dibawa masuk ke AS oleh Coyote, hewan tangguh yang banyak populasinya di negara tersebut.

"Anak-anak dibawa ke sini oleh Coyote dan banyak orang jahat, seperti kartel. Tapi kami sekarang memiliki perbatasan yang lebih kuat dari yang sebelumnya ada," jawab Trump.

5. Hanya orang dengan IQ rendah yang mematuhi hukum
Trump mengatakan bahwa hanya imigran dengan IQ rendah yang akan menjalani proses pengadilan. Karena menurut Trump, orang yang pintar tentu akan memanfaatkan hukum.

6. Trump klaim telah paling banyak membela kaum kulit hitam di AS
“Tidak ada yang berbuat lebih banyak untuk komunitas kulit hitam selain Donald Trump, dengan pengecualian Abraham Lincoln,” kata Trump saat itu. Trump menambahkan hal itu juga didukung dengan banyaknya reformasi peradilan selama ia memimpin.

7. Merasa menjadi pawang angin
Lontaran konyol kembali dilakukan Trump saat menanggapi candaan Joe Biden. Saat itu Biden bercanda bahwa Trump meyakini angin menyebabkan kanker. Hal itu langsung ditimpali Trump.

"Saya tahu lebih banyak soal angin dibanding Anda," kata Trump.

8. Trump akan gunakan wabah untuk yang tidak memilihnya
Ketika ditanya tentang apa yang akan dikatakannya selama pidato pengukuhannya jika terpilih kembali, Trump memutuskan bahwa visi yang akan dibuatnya untuk orang AS yang tidak memilihnya adalah "wabah".

"Kita harus membuat negara kita benar-benar sukses seperti sebelum wabah datang dari China," katanya.

Berlanjut....