15 Macam Diet Sehat yang Efektif Turunkan Berat Badan, Mudah dan Aman

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta Berbagai macam diet sehat bisa menjadi pilihan untuk penurunan berat badan. Memiliki tubuh yang sehat dan ideal adalah impian banyak orang. Untuk itu banyak orang yang memilih untuk melakukan program diet agar mendapatkan tubuh yang diinginkan.

Diet adalah pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sumber dan caranya diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan harian tubuh. Pada dasarnya diet berguna untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Diet yang benar tentunya tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menjadikan pola makan sehari-hari yang nyaman dan sehat untuk diikuti. Hal ini supaya tubuh kita tetap mendapatkan asupan nutrisi dan gizi yang tercukupi meskipun harus diet.

Jadi, untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan sehat, berikut ini ada ulasan mengenai macam diet sehat yang perlu Anda ketahui yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (29/7/2021).

Diet Tinggi Protein dan Diet Mayo

Ilustrasi makanan berprotein (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi makanan berprotein (Sumber: Pixabay)

1. Diet Tinggi Protein

Macam diet sehat yang pertama yakni diet tinggi protein. Diet ini adalah macam diet sehat yang berfokus pada konsumsi makanan tinggi protein. Namun dalam waktu yang bersamaan, pelaku diet ini juga diharuskan untuk membatasi asupan karbohidrat yang berasal dari biji-bijian, buah, sayuran, dan sereal.

Konsep diet ini yakni menekan asupan karbohidrat sehingga tubuh dapat membakar lemak lebih banyak dan menghasilkan lebih banyak energi pula. Sebelum melakukan diet ini, Anda perlu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait rencana diet yang sehat dan aman.

2. Diet Mayo

Macam diet sehat yang berikutnya yakni ialah diet mayo. Diet yang pada dasarnya mirip dengan diet tinggi protein ini juga sama-sama bertujuan untuk menekan asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh dengan menyisipkan grapefruit sebagai salah satu menu utama.

Diet Shake dan Diet Paleo

ilustrasi/copyright pixabay
ilustrasi/copyright pixabay

3. Diet Shake

Macam diet sehat yang ketiga adalah diet shake atau lebih dikenal dengan susu diet. Susu diet yang rendah kalori adalah salah satu cara yang ampuh untuk menurunkan berat badan dengan tetap memperhatikan asupan yang dikonsumsi. Macam diet sehat yang satu ini cocok bagi Anda yang kurang memiliki waktu untuk berbelanja hingga menyiapkan makanan sehat sendiri. Sebab, Anda hanya cukup membuat dan mengonsumsi susu diet dalam waktu kurang dari 5 menit.

4. Diet Paleo

Macam diet sehat yang selanjutnya ialah diet paleo. Diet ini menekankan untuk mengonsumsi makanan yang telah mengalami proses alami seperti dibakar, dikukus, hingga direbus. Beberapa bahan makanan yang dianjurkan dikonsumsi selama menerapkan diet ini adalah makanan laut segar, sayuran hijau, dan zaitun yang menjadi menu utama dalam diet paleo. Sebab, zaitun dipercaya memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh hingga menurunkan kolesterol dan lemak jahat sebagai penyebab berat badan.

Diet Alkaline dan Clean Eating

ilustrasi ubi ungu/pixabay
ilustrasi ubi ungu/pixabay

5. Diet Alkaline

Macam diet sehat selanjutnya adalah diet alkaline yang berfokus pada sumber makanan yang memiliki kandungan tinggi alkaline, suatu zat alami yang berkhasiat bagi tubuh. Beberapa sumber makanan tinggi alkaline yang dapat Anda pilih adalah makanan alami yang tumbuh dari pohon maupun tanah. Makanan tinggi alkaline dapat menyeimbangkan pH tubuh sehingga Anda akan terhindarkan dari berbagai macam gangguan kesehatan yang berpotensi mengancam jiwa seperti obesitas hingga diabetes.

6. Clean Eating

Macam diet sehat keenam adalah clean eating yang bertujuan untuk mengurangi asupan minyak berlebih pada makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan dapat menjadi referensi Anda melakukan clean eating adalah makanan segar, organik, serta kaya nutrisi.

Hindari untuk mengonsumsi makanan yang mengenyangkan secara instan dan nol nutrisi seperti junk food, makanan instan yang mudah diolah, hingga makanan yang memiliki waktu yang lama dan sulit dalam proses memasaknya. Sebab proses memasak yang demikian, terkadang akan menyebabkan beberapa kandungan vitaminnya berkurang bahkan hilang.

Food Combining dan Diet Atkins

Ilustrasi Sayuran Credit: pexels.com/Maghda
Ilustrasi Sayuran Credit: pexels.com/Maghda

7. Food Combining

Macam diet sehat yang selanjutnya yaitu food combining yang bertujuan untuk mengurangi hingga menghindari konsumsi karbohidrat dan protein dalam waktu yang bersamaan. Sebab, kedua sumber gizi ini akan sulit dicerna oleh tubuh dan menimbulkan penyakit apabila dikonsumsi secara bersamaan.

Anjuran terbaik untuk melakukan macam diet sehat ini adalah konsumsi karbohidrat dengan sayuran ataupun sayuran yang dikombinasikan dengan protein. Dengan begitu, Anda dapat menghindari kombinasi karbohidrat dan protein serta memungkinkan tubuh untuk mendapatkan asupan sehat dari sayuran yang dikonsumsi dalam jumlah yang cukup tinggi.

8. Diet Atkins

Macam diet sehat yang berikutnya adalah diet atkins. Macam diet sehat yang lebih sering disebut dengan Atkins Nutritional Approach ini berfokus untuk mengatur jumlah dan kadar insulin pada tubuh. Caranya, diet ini bekerja dengan konsumsi sumber makanan yang rendah karbohidrat dan menggantinya dengan asupan protein dan lemak baik.

Zone Diet dan Mediterranean Diet

Ilustrasi Minyak Zaitun Credit: pexels.com/Ready
Ilustrasi Minyak Zaitun Credit: pexels.com/Ready

9. Zone Diet

Zone diet adalah kebalikan dari semua macam diet sehat yang ada. Apabila semua diet cenderung mengurangi asupan karbohidrat dan lemak, macam diet sehat yang satu ini justru memperbolehkan Anda untuk mengonsumsi semua jenis makanan.

Kendati demikian, ada syarat yang harus dipenuhi yakni membaginya ke dalam porsi yang sesuai dengan aturan. Dalam satu kali makan, asupan yang diharuskan dari diet ini adalah 40 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 30 persen lemak.

10. Mediterranean Diet

Diet yang satu ini berasal dari kebiasaan makan sehat bangsa Eropa yang tinggal di bagian selatan seperti Yunani dan Italia. Diet ini berfokus pada sayuran dan buah segar yang harus ada sebagai makanan penutup. Selain itu, beberapa sumber makanan yang dikonsumsi meliputi kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, yoghurt, 4 buah telur per minggu, ikan, dan sedikit daging merah.

Diet Vegetarian dan Intermittent Fasting

ilustrasi makan diet/Photo by Trang Doan on Pexels
ilustrasi makan diet/Photo by Trang Doan on Pexels

11. Diet Vegetarian

Macam diet sehat yang berikutnya adalah diet vegetarian. Pelaku diet vegetarian biasanya menganut jenis lacto ovo vegetarian, yaitu tidak mengonsumsi makanan yang bersumber dari hewan, kecuali telur, produk susu, dan madu. Selain itu, ada pula macam diet sehat vegetarian yang sama sekali tidak mengkonsumsi apa pun yang berasal dari hewan, termasuk telur, produk susu, dan madu, yaitu diet vegan. Selain pola makan atau diet, vegan juga termasuk sebagai cara hidup yang menjunjung keseimbangan lingkungan dan menghindari perilaku tidak etis pada hewan. Diet vegetarian bermanfaat untuk mengurangi penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, dan kanker.

12. Intermittent Fasting

Macam diet sehat ini sedang banyak dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengurangi berat badan. Konsep diet ini menekankan pada siklus antara makan dan berpuasa. Tidak ada pantangan makan dalam diet ini, namun Anda perlu mengontrol jam makan. Salah satu cara melakukan diet Intermittent Fasting ini misalnya Anda dapat mengonsumsi makanan dalam rentang waktu 8 jam. Kemudian, 16 jam sisanya Anda perlu berpuasa, tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman berkalori.

Diet Ketogastosis dan Diet OCD

Ilustrasi Makanan Rendah lemak Credit: pexels.com/Marta
Ilustrasi Makanan Rendah lemak Credit: pexels.com/Marta

13. Diet Ketofastosis

Diet ketofastosis adalah macam diet sehat yang menggabungkan antara diet ketogenik (rendah karbohidrat) dan fastosis (fasting on ketosis). Pada diet ini Anda disarankan untuk menjalankan puasa dalam keadaan ketosis karena hanya mengkonsumsi sedikit karbohidrat, atau bahkan tidak mengonsumsi sama sekali. Ketika melakukan diet ketofastosis tubuh cenderung membakar lemak lebih banyak dibandingkan dengan diet keto biasa. Beberapa penelitian menunjukan bahwa diet ketofastosis aman untuk dilakukan dan dapat membantu untuk menurunkan berat badan secara signifikan. Oleh karena itu, banyak orang yang terus melanjutkan melakukan diet ini sebagai bagian dari gaya hidup untuk mempertahankan berat badan yang ideal.

14. Diet OCD

Diet OCD atau Obsessive Corbuzier’s Diet mulai banyak dikenal masyarakat karena dinilai efektif untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Saat menjalani diet ini, Anda bebas untuk mengkonsumsi makanan apapun namun dengan porsi yang sewajarnya. Hanya saja, diet ini menerapkan sistem puasa yang mana waktunya terus meningkat seiring Anda menjalankan program diet ini. Pada awal program diet OCD Anda bisa makan selama kurun waktu 8 jam, jika sudah mulai terbiasa, waktu makan dikurangi menjadi 6 jam, bahkan ini 4 jam saja. Diluar waktu tersebut Anda hanya diperbolehkan untuk mengkonsumsi air putih.

15. Diet Rendah Lemak

Seperti namanya, macam diet sehat ini menekankan pada konsumsi makanan yang rendah lemak. Tidak hanya dapat mengurangi berat badan, diet ini juga dapat membantu mengurangi asupan kalori dari lemak untuk memperbaiki kadar kolesterol dan trigliserida darah. Tubuh seseorang membutuhkan lemak setidaknya sebanyak 20 – 25 persen dari total kalori harian. Saat menjalani diet rendah lemak ini sebenarnya tidak hanya sebatas mengurangi atau membatasi konsumsi lemak saja. Namun, pemilihan jenis lemak yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Kandungan jenis lemak baik seperti alpukat, kacang-kacangan, dan ikan salmon sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Selain itu, jika menjalani diet rendah lemak ini Anda juga perlu mengkonsumsi serat lebih dari 25 gram per hari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel