15 Manfaat Bayam bagi Kesehatan Tubuh, Cegah Kanker dan Baik untuk Kehamilan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Manfaat bayam untuk kesehatan patut membuatnya dijadikan konsumsi rutin harian semua orang. Pasalnya, sayur hijau ini memiliki ragam nutrisi yang bisa memberikan manfaat sehat apabila dikonsumsi dalam jumlah seimbang secara rutin.

Hal ini berkaitan dengan kandungan nutrisi dan antioksidan yang ada dalam bayam. Bayam kaya akan vitamin dan mineral, serat, serta memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Kandungan-kandungan tersebut tentunya sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh.

Tidak hanya itu, bayam juga memiliki rasa yang lezat dan dapat diolah menjadi sajian sehat dengan cara yang relatif mudah. Daunnya yang lembut membuat jenis sayuran ini enak disantap dengan dimasak atau dijadikan salah satu bahan membuat salad.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (6/10/2021) tentang manfaat bayam.

Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi bayam (Sumber: Pixabay/Showyourflower)
Ilustrasi bayam (Sumber: Pixabay/Showyourflower)

Membantu Menjaga Berat Badan

Bayam rendah akan kalori dan lemak, sehingga aman untuk kamu yang sedang diet atau menjaga berat badan tetap seimbang. Sekitar 91,4% dari keseluruhan kandungan bayam terdiri dari air. Sementara itu, sebesar 3,6% di antaranya terdiri dari karbohidrat termasuk serat. Dalam 100 gram bayam, terdapat pula 2,2 gram serat.

Melancarkan Pencernaan

Serat yang ada pada bayam dapat menambah massa tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. Dengan kata lain, mengonsumsi bayam dalam jumlah seimbang secara rutin dapat membantu kamu terhindar dari konstipasi atau sembelit.

Menyehatkan Rambut

Vitamin C pada bayam juga mendukung penyerapan zat besi. Ini membantu mengatasi rambut rontok terkait dengan kekurangan zat besi. Bayam juga mengandung vitamin B kompleks yang membantu menstimulasi pertumbuhan rambut dan mempertahankan kilaunya.

Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Kesehatan Mata Credit: pexels.com/Rane
Ilustrasi Kesehatan Mata Credit: pexels.com/Rane

Sehatkan Mata

Bayam sarat dengan lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang diperlukan untuk penglihatan. Senyawa ini membantu melindungi terhadap degenerasi makula terkait usia. Manfaat bayam juga menyediakan hampir 63% dari Nilai Harian untuk vitamin A. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan mata kering dan kebutaan malam.

Sehatkan Kulit

Vitamin dan antioksidan yang ada dalam bayam memainkan peran penting dalam mendukung kulit yang sehat dan bercahaya. Bayam merupakan sumber vitamin A dan C yang penting untuk kesehatan kulit.

Vitamin A membantu mengatur pembentukan sel kulit. Sementara vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas. Vitamin C juga membantu mensintesis kolagen, protein jaringan ikat yang mempromosikan penyembuhan luka dan elastisitas kulit.

Sehatkan Tulang

Manfaat bayam juga bisa didapatkan karena sayuran ini kaya akan kalsium yang penting untuk kekuatan tulang. Mineral ini sangat penting untuk kesehatan tulang dan molekul pemberi sinyal penting untuk sistem saraf, jantung, dan otot.

Kadar vitamin K dalam bayam juga membantu dalam mencegah osteoporosis secara efektif. Konsumsi vitamin K yang cukup penting untuk kesehatan yang baik, karena bertindak sebagai pengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, dan dapat mengurangi jumlah kalsium yang meninggalkan tubuh dalam urin.

Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Ibu Hamil (Foto oleh Dahlak Tarekegn dari Pexels)
Ilustrasi Ibu Hamil (Foto oleh Dahlak Tarekegn dari Pexels)

Turunkan Tekanan Darah

Bayam kaya akan nitrat, senyawa yang membantu melebarkan pembuluh darah. Efek ini bisa menurunkan tekanan darah dan melancarkan aliran darah. Selain itu, satu cangkir (240 mL) jus bayam juga mengemas lebih dari 14% nilai harian untuk kalium. Mineral ini terlibat dalam mengatur tekanan darah dengan mengontrol jumlah natrium yang dikeluarkan melalui urin.

Cegah Anemia

Kadar zat besi dalam bayam cukup tinggi dan memastikan pembentukan sel darah merah dan hemoglobin. Tingkat kandungan nutrisi yang tinggi dalam bayam membantu dalam pembuatan sel darah merah. Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab anemia. Selain itu, vitamin C dalam bayam juga membantu mendukung penyerapan zat besi yang efektif.

Baik untuk Kehamilan

Bayam sangat bermanfaat bagi kehamilan karena memberi nutrisi yang dibutuhkan ibu dan janin. Bayam juga mudah dicerna serta kaya serat. Sayur ini dapat mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit selama kehamilan.

Kandungan zat besi dan vitamin C-nya juga mencegah anemia yang biasa terjadi selama kehamilan. Manfaat bayam juga melindungi kesehatan usus dan meningkatkan pertumbuhan probiotik dalam tubuh.

Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Bayam Credit: pexels.com/Jacqueline
Ilustrasi Bayam Credit: pexels.com/Jacqueline

Kaya Antioksidan

Kumpulan berbagai zat antioksidan pada bayam dapat ditemukan berlimpah dalam bentuk ekstrak Natural Antioxidant (NAO). Secara rinci, bayam mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang sangat penting untuk menjaga kesehatan mata; quercetin yang berperan sebagai zat anti radang dan anti-infeksi, serta nitrat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Nitrat pada bayam bahkan dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Antiradang

Phenolic aromatik, lutein, dan beta karoten yang terkandung dalam Natural Antioxidant (NAO) pada bayam memiliki sifat antiradang. Peradangan sendiri terjadi sebagai respons alami tubuh ketika terjadi infeksi atau trauma. Jika peradangan tidak teratasi, maka dapat memicu penyakit kronik seperti kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta diabetes. Manfaat bayam juga dapat membantu tubuh menangkal dampak buruk radikal bebas yang dapat memicu terjadinya peradangan.

Mencegah Kanker

Bayam mengandung glikolipid yang ditemukan dapat mencegah atau memperlambat laju pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Beberapa penelitian yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa zat tersebut mampu memperlambat laju perkembangan kanker serviks, serta menurunkan risiko kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker payudara.

Manfaat Bayam untuk Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Bayam Credit: pexels.com/Rodolfo
Ilustrasi Bayam Credit: pexels.com/Rodolfo

Cegah Obesitas

Bayam mengandung thylakoid, yang saat ini sedang diteliti dan telah ditemukan dapat menyebabkan penurunan berat badan pada wanita dengan obesitas. Penelitian lebih lanjut masih tetap diperlukan, namun hasil-hasil yang telah ada menunjukkan bahwa thylakoid dapat membantu menurunkan nafsu makan sehingga dapat mengendalikan asupan kalori untuk tubuh. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa manfaat bayam dapat membantu mengendalikan berat badan dan mencegah obesitas.

Menurunkan Gula Darah

Kandungan thylakoid dalam bayam ternyata juga dapat menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa tersebut dapat membantu mengendalikan penyerapan glukosa dan mengatur hormon insulin yang bekerja mengatur gula darah di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan kadar gula di dalam darah setelah makan menjadi terkendali. Namun, penelitian tersebut menunjukkan bahwa efek yang ada hanya terjadi secara singkat. Pasalnya, ketika thylakoid dikonsumsi dalam jangka panjang, efek menurunkan gula darah menjadi hilang.

Menurunkan Lemak dalam Darah

Bayam mengandung thylakoid dan phytochemical yang diteliti dapat menyebabkan turunnya kadar trigliserida di dalam darah. Hal ini memang masih butuh penelusuran lebih lanjut, apakah perlu dikonsumsi mentah atau matang untuk mendapatkan manfaat bayam tersebut.

Hal itu terkait dengan temuan bahwa proses memasak dapat mengubah komposisi di dalam bayam. Dikhawatirkan bahwa proses merebus bayam juga dapat berpengaruh terhadap kandungan thylakoid dan phytochemical yang ada di dalam sayuran hijau ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel