15 Penumpang KM Ladang Pertiwi Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan (Sulsel) menutup operasi pencarian 15 penumpang yang hilang akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi 02. Langkah ini dilakukan karena para korban belum juga ditemukan setelah pencarian selama 10 hari.

Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi mengatakan, sejak pencarian pada 28 Mei hingga 6 Juni 2022 sudah 35 penumpang KM Ladang Pertiwi 02 ditemukan. Sebanyak 31 di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat dan 4 lainnya meninggal dunia, serta 15 lainnya belum ditemukan.

"Namun dengan segala upaya yang telah dilakukan dan tidak menemukan keberadaan korban lainnya, maka dengan berat hari operasi SAR kecelakaan kapal dinyatakan ditutup pada hari kesepuluh ini," ujarnya saat jumpa pers di Posko Basarnas di Pelabuhan Paotere Makassar, Senin (5/6).

Pemantauan Tetap Dilakukan

Ia menegaskan, tim SAR gabungan dibantu masyarakat, khususnya nelayan, sudah bekerja ekstra untuk melakukan pencarian terhadap 50 penumpang KM Ladang Pertiwi 02. Bahkan TNI AU, TNI AL, Bakamla, Polairud turut mengerahkan alat utama (alut) untuk membantu melakukan pencarian.

Meski pencarian ditutup, kata Djunaidi, Tim SAR gabungan tetap melakukan pemantauan dengan berkoordinasi dengan VTS Makassar agar menyampaikan kepada kapal yang melintas di lokasi tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 untuk melaporkan jika menemukan jasad mengapung. Jika jasad tersebut sulit dikenali, maka akan dibawa ke Makassar untuk dilakukan identifikasi.

"Jadi kalau tidak ada yang mengenali di sana, tetap akan dibawa ke Makassar dan itu tanggung jawab Basarnas untuk melaksanakan kegiatan pertolongan," jelasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel