15 Penyebab Haid Tidak Teratur yang Perlu Diwaspadai oleh Wanita, Kenali Gejala dan Pengobatannya

·Bacaan 8 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab haid tidak teratur pada sebagian wanita sering terjadi karena berbagai faktor. Mulai dari kondisi kejiwaan, ketidakseimbangan hormon, hingga berat badan yang terlalu rendah atau berat badan berlebih.

Menstruasi tidak lancar sering kali menimbulkan rasa khawatir pada sebagian wanita. Kondisi ini dapat berupa siklus menstruasi yang memendek atau memanjang, bahkan tidak terjadi menstruasi sama sekali.

Menstruasi adalah proses luruhnya dinding rahim yang disertai keluarnya darah dari vagina. Siklus menstruasi biasanya berlangsung antara 28–36 hari, sedangkan menstruasi itu sendiri umumnya terjadi selama 3–7 hari. Meski demikian, setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda, bisa lebih pendek atau justru lebih panjang.

Untuk mengurangi rasa khawatir Anda ketika haid tidak teratur, perlu mengetahui penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab haid tidak teratur beserta gejala, hingga pengobatannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (7/7/2021).

Gejala Haid Tidak Teratur

Penyebab Telat Haid. (iStockphoto)
Penyebab Telat Haid. (iStockphoto)

Haid dikatakan tidak teratur jika memenuhi persyaratan sebagai berikut.

1. Jumlah jeda hari (siklus) antar waktu menstruasi selalu berubah-ubah. Misal, tadinya haid per 30 hari sekali, tiba-tiba memendek jadi per 21 hari.

2. Darah yang keluar kadang sangat banyak hingga lebih dari 7 hari, tapi kadang sangat sedikit dan singkat.

3. Lamanya waktu menstruasi berbeda-beda tiap bulannya.

4. Siklus haid awalnya teratur lalu mendadak sangat tidak teratur.

5. Tidak haid selama lebih dari tiga bulan.

6. Rambut tumbuh berlebih di bagian wajah, dagu, dada, atau perut.

7. Haid terasa sangat berat lebih dari tujuh hari.

8. Jarak antarsiklus haid kurang dari 21 hari.

9. Jarak antarsiklus haid lebih dari 45 hari.

10. Kram perut sangat parah saat haid.

11. Ada pendarahan di luar siklus haid.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi ibu menyusui. (iStockphoto)
Ilustrasi ibu menyusui. (iStockphoto)

Menstruasi yang tidak lancar bisa terjadi karena berbagai faktor. Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi penyebab haid tidak teratur, diantaranya:

1. Menopause Dini

Penyebab haid tidak teratur yang pertama adalah menopause dini. Saat wanita akan mengalami menopause, maka hormon di dalam tubuhnya akan mengalami perubahan. Salah satunya adalah perubahan hormon estrogen dan progesteron yang menjadi tidak teratur. Hal ini mengakibatkan siklus haid dapat terganggu. Kebanyakan wanita mulai memasuki masa menopause di usia 45-55 tahun. Namun, ada pula wanita yang mengalami gejala-gejala menopause pada usia 40 tahun ke bawah. Kondisi ini disebut sebagai menopause dini. Menopause menyebabkan pelepasan sel telur berhenti, hasilnya haid menjadi terlambat atau bahkan terhenti sama sekali.

2. Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS). Sindrom ini adalah penyakit yang disebabkan karena kelebihan hormon laki-laki pada wanita. Kondisi tersebut memicu munculnya kista di ovarium yang membuat wanita menjadi tidak bisa melepaskan sel telurnya setiap bulan. Wanita dengan PCOS biasanya memiliki pertumbuhan rambut berlebih di wajah, jerawat yang sulit hilang, hingga siklus haid yang tidak teratur. Penyakit menular seksual, diabetes, fibroid rahim, endometriosis, dan penebalan atau polip rahim juga bisa menyebabkan haid tidak teratur.

3. Amenorrhea

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah Amenorrhea. Kondisi ini merupakan salah satu gangguan reproduksi pada wanita. Gejalanya ditandai dengan tidak terjadinya haid pada suatu periode atau masa haid. Biasanya siklus haid terganggu selama 3 bulan berturut-turut. Amenorrhea terdiri dari dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Amenorrhea primer ini merupakan kondisi ketika seseorang belum pernah mengalami haid ketika usia sudah lewat dari 16 tahun. Sedangkan amenorrhea sekunder terjadi ketika seorang wanita di usia subur (tidak sedang hamil), tetapi tidak mendapatkan haid kembali setelah 3-6 bulan sejak siklus haid terakhir.

4. Alat Kontrasepsi

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah alat kontrasepsi. Menggunakan alat kontrasepsi, seperti IUD (spiral) atau pil KB memang bisa menyebabkan perubahan berupa flek di antara siklus haid. Alat kontrasepsi IUD bisa menyebabkan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau nyeri perut pada saat haid normal. Sedangkan pil KB atau pil pencegah kehamilan mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur melepaskan sel telur. Dibutuhkan waktu hingga enam bulan agar siklus haid kembali konsisten setelah berhenti mengonsumsi pil KB. Alat kontrasepsi hormonal yang ditanam atau disuntik juga dapat menyebabkan haid terlambat.

5. Melahirkan dan Menyusui

Masa-masa pascamelahirkan dan menyusui juga merupakan fase seorang wanita mengalami kondisi hormonal yang tidak teratur. Di masa ini, hormon prolaktin yang berperan dalam memproduksi ASI mengalami peningkatan. Akibatnya siklus haid menjadi tidak teratur.

Penyebab Haid Tidak Teratur Lainnya

Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay

6. Stres

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah stres. Stres yang parah juga bisa merusak keseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketika stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol. Jika kadarnya berlebihan, bisa memengaruhi bagian otak yang berperan mengatur menstruasi. Akibatnya, siklus Anda bisa jadi lebih cepat, lambat, atau tidak haid sama sekali.

7. Kista

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah kista. Salah satu jenis kista yang mampu memengaruhi siklus haid wanita adalah kista ovarium. Hal ini karena kista ovarium bersifat fungsional, di mana kista dapat muncul memengaruhi siklus dan dapat pula menghilang dengan sendirinya. Selain mengganggu siklus haid, tumor jinak ini bisa menimbulkan gejala lainnya, seperti rasa nyeri yang berlebihan pada haid.

8. Kanker Rahim

Salah satu gejala awal penyakit kanker rahim bisa ditandai dengan terhambatnya siklus haid. Namun, lain lagi ceritanya bila memasuki stadium lanjut. Pengidapnya, justru bisa mengalami pendarahan yang amat banyak. Bahkan lebih banyak dari pada pendarahan pada haid normal. Hal yang perlu ditegaskan, gejala stadium awal kanker rahim buka cuma ditandai dengan telat datang bulan saja. Masih ada mual, tubuh mudah lelah, berat badan menurun, hingga nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual.

9. Kenaikan atau Penurunan Berat Badan yang Drastis

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah naik atau turunnya berat badan secara drastis. Hal ini karena berat badan mempengaruhi hipotalamus, yaitu kelenjar di dalam otak yang memiliki fungsi mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk siklus menstruasi Anda setiap bulan. Penurunan berat badan yang drastis dapat menghambat produksi hormon estrogen. Sementara jika Anda mengalami kelebihan berat badan, tubuh akan menghasilkan estrogen dalam jumlah yang banyak. Kedua hal ini bisa berpengaruh pada proses pelepasan telur (ovulasi) setiap bulannya. Ketika ovulasi terhambat, siklus haid pun otomatis akan terganggu. Inilah yang menyebabkan haid Anda tidak teratur. Oleh karena itu, jagalah tubuh tetap pada berat ideal agar jadwal haid Anda tetap stabil.

10. Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid terdapat pada bagian leher dan fungsinya adalah untuk memproduksi hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh. Jika kelenjar tiroid ini bermasalah, maka siklus haid juga akan terpengaruh. Gejala yang ditimbulkan saat kelenjar tiroid bermasalah antara lain mengalami kerontokan rambut, mudah lelah, berat badan naik dan turun secara drastis, hingga menstruasi tidak lancar. Disarankan untuk mengonsultasikan hal ini kepada dokter spesialis endokrin. Dokter akan melakukan tes darah untuk melihat bagaimana kadar hormon tiroid dalam darah.

Penyebab Haid Tidak Teratur Lainnya

Ilustrasi Kenaikan Berat Badan Credit: freepik.com
Ilustrasi Kenaikan Berat Badan Credit: freepik.com

11. Penyakit Kronis

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah penyakit kronis tertentu yang diderita oleh wanita. Salah satu penyakit yang dapat mengganggu siklus haid adalah diabetes. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormon. Karena itu, diabetes yang tidak terkontrol membuat haid menjadi tidak teratur. Kondisi ini bisa menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting, hingga menyebabkan haid terlambat.

12. Obesitas

Penambahan berat badan bisa memicu perubahan hormonal pada wanita. Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan indeks massa tubuh 25 30, atau lebih dari 30, memiliki risiko tinggi mengalami haid yang terlambat. Diet dan olahraga mungkin akan disarankan oleh dokter jika obesitas menjadi faktor penyebab haid tidak teratur.

13. Merokok

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah merokok. Hal ini terjadi karena zat-zat yang ada di dalam rokok, termasuk nikotin, dapat memengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi. Wanita yang merokok memiliki risiko yang lebih besar dalam mengalami siklus haid yang tidak teratur.

14. Pola Hidup yang Tidak Sehat

Penyebab haid tidak teratur yang selanjutnya adalah pola hidup yang tidak sehat. Contohnya, jika seseorang melakukan olahraga yang berlebihan atau mengalami penurunan berat badan yang drastis, hal ini bisa mengakibatkan haid tidak teratur. Tidak hanya itu saja, penyebab haid tidak teratur juga bisa dipicu oleh obesitas, stres, hingga kurang tidur. Begitu pun dengan wanita yang memiliki gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia. Hal ini dikarenakan pola hidup sehari-hari berpengaruh pada produksi hormon di dalam tubuh.

15. Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon juga bisa menyebabkan haid tidak teratur. Ada dua hormon yang memainkan peran di sini. Pertama, hormon estrogen yang memengaruhi kesuburan dan siklus haid. Lalu, hormon progesteron yang membantu mengatur sistem reproduksi dalam mempersiapkan terjadinya kehamilan, termasuk siklus haid. Jika salah satu hormon tersebut bermasalah, maka siklus haid dan kesuburan akan terpengaruh. Khusus untuk wanita yang masih berusia di bawah 20 tahun, haid yang tidak teratur bisa dipicu oleh kurang matangnya jalur hormonal dari otak ke indung telur.

Pengobatan Haid Tidak Teratur

Ilustrasi Obat-Obatan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Obat-Obatan Credit: pexels.com/pixabay

Biasanya, tidak dibutuhkan pengobatan khusus untuk haid tidak teratur jika diakibatkan oleh pubertas atau menopause. Namun, untuk penyebab haid tidak lancar lainnya, seperti karena penyakit atau gaya hidup yang tidak sehat, maka perawatan yang diberikan akan menyesuaikan dengan penyebabnya.

1. Obat dan operasi bisa menjadi pilihan perawatan untuk mengatasi berbagai penyakit yang menyebabkan haid menjadi tidak teratur atau tidak lancar.

2. Metformin dan obat penurun insulin misalnya akan diresepkan untuk membantu memperlancar ovulasi agar haid kembali teratur.

3. Pil KB dosis rendah yang mengandung kombinasi estrogen dan progesteron juga bisa mengurangi produksi androgen untuk memperbaiki jadwal haid.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel