15 Tahun Menunggu, Bandara JB Soedirman Purbalingga Akhirnya Beroperasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Purbalingga - Setelah 15 tahun menanti, Kabupaten Purbalingga akhirnya memiliki bandara komersial. Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) yang berangkat dari pangkalan udara TNI AU akan diresmikan Kamis (3/6/2021).

Meskipun belum diresmikan, namun Bandara JB Soedirman telah beroperasi sejak Selasa (1/6/2021). Hal ini setelah PT Angkasa Pura II selaku operator menggelar penerbangan simulasi.

Pada proving flight atau penerbangan simulasi tahap akhir ini, pesawat baling-baling jenis turboprop (ATR 72) milik maskapai penerbangan Citilink terbang dari Bandara Juanda Surabaya pada Selasa (1/6/2021) pukul 09.30 WIB. Pesawat dengan nomor penerbangan IG 1856 mendarat mulus di Bandara JB Soedirman, Purbalingga tepat pukul 11.05.

Dari seluruh parameter yang diukur dan dilaksanakan tim operasi Bandara, maskapai dan stakeholder sejak 25 Mei 2021 menunjukkan semua standar pengoperasian bandara JBS terealisasi dengan baik.

“Mulai hari ini 1 Juni 2021, secara resmi Bandara Jenderal Besar Soedirman berstatus “In Active Operation” sehingga semua yang akan memasuki bandara diperlakukan SOP oleh operator bandara,” kata Muhamad Awaludin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Persero usai turun dari pesawat.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, penerbangan komersial perdana akan dimulai pada 3 Juni 2021. Citilink menjadi maskapai penerbangan pertama yang membuka rute penerbangan dari dan ke Purbalingga.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Lokomotif Penggerak Ekonomi

Bandara JB Soedirman, Purbalingga resmi beroperasi. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Purbalingga)
Bandara JB Soedirman, Purbalingga resmi beroperasi. (Foto: Liputan6.com/Humas Pemkab Purbalingga)

"Dengan rute Bandara Juanda Surabaya – (PWL) Purbalingga – Halim Perdana Kusuma Jakarta. Kemudian akan kembali lagi dari Jakarta menuju Bandara JBS dan akhirnya kembali ke Juanda Surabaya," kata dia.

Pada penerbangan perdana, 40 dari 60 kursi pesawat telah habis terpesan. Pesawat Citilink yang melayani penerbangan ke Purbalingga berkapasitas 72 penumpang. Dengan adanya standar protokol kesehatan, maka harus ada kursi yang dikosongkan.

“Dilihat dari rasio atau okupansi dari set capasity yang terutilisasi 70 persen itu sudah sangat baik, apalagi ini ditahap awal," tuturnya.

Keberadaan Bandara JBS di Kabupaten Purbalingga digadang-gadang menjadi lokomotif penggerak perekonomian kawasan Jawa Tengah bagian selatan barat. Sebab, Bandara JBS dibuat tidak hanya untuk Kabupaten Purbalingga tetapi untuk seluruh kabupaten yang berada di Jawa Tengah bagian selatan barat.

“Saya ajak seluruh masyarakat Purbalingga dan masyarakat di Barlingmascakeb atau eks Karesidenan Banyumas untuk bersama-sama menyengkuyung, menghidupkan, memakmurkan bandara JBS di Kabupaten Pubalingga,” tutur Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.