16 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi, Cegah Komplikasi Lebih Dini

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Memperhatikan makanan yang harus dihindari penderita hipertensi adalah salah satu kontrol tekanan darah yang mudah. Hal ini disebabkan karena kondisi tekanan darah tinggi kerap sulit dikenali dan harus melakukan pemeriksaan yang teliti.

Maka dari itu untuk bisa mengontrolnya lebih dini, perhatikan makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Jangan sampai kerusakan pembuluh darah dan jantung terus berlanjut tanpa disadari. Ini artinya komplikasi sudah terjadi dan bisa membahayakan nyawa pengidapnya.

Makanan yang harus dihindari penderita hipertensi ini terdiri dari makanan yang mengandung kadar natrium tinggi. Dilansir dari p2ptm.kemenkes.go.id, tidak semua pengidap hipertensi sensitif dengan natrium, akan tetapi pembatasannya bisa membantu penurunan tekanan darah dan risiko kardioserebrovaskuler.

Berikut Liputan6.com ulas makanan yang harus dihindari penderita hipertensi dari berbagai sumber, Rabu (11/11/2020).

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi daging merah | pixabay.com/users/tomwieden-26234
Ilustrasi daging merah | pixabay.com/users/tomwieden-26234

Daging Kemasan

Daging kemasan adalah makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Menurut beberapa penelitian, daging ini pantangan darah tinggi yang paling utama.

Hal ini disebabkan karena daging kemasan memiliki kandungan natrium cukup tinggi. Daging olahan ini diproses dengan penambahan banyak garam. Untuk itu segera hindari!

Makanan Beku dan Kaleng

Memilih makanan beku dan kaleng untuk dikonsumsi sehari-hari memang lebih praktis. Apalagi makanan-makanan ini terbilang cukup lezat dan nikmat ketika diolah. Lagi-lagi kadar natrium yang tinggi.

Makanan beku dan kaleng adalah makanan yang harus dihindari penderita hipertensi karena kadar natriumnya tinggi. Mulai dari sarden, nugget, dan masih banyak lagi lainnya.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi sereal | (dok. Pixabay.com/ponce_photographyPutu Elmira)
Ilustrasi sereal | (dok. Pixabay.com/ponce_photographyPutu Elmira)

Sereal Instan

Sereal instan kerap dijadikan sebagai menu sarapan dan camilan yang nikmat. Sayangnya sereal ini termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Dalam satu gelas sereal instan memiliki 200 mg kadar natrium.

Tentu saja kandungan natrium ini sudah di luar batas kewajaran penderita hipertensi. Tak hanya sereal, tetapi makanan serupa sereal. Berbahan gandum, kering, dan mengalami pengawetan. Biskuit salah satu yang mengandung 800 mg natrium per porsinya.

Gula

Gula adalah makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Hal ini disebabkan karena gula sangat berpengaruh pada tekanan darah. Bahkan gula yang dikonsumsi di luar batas kewajaran bisa meningkatkan risiko komplikasi hipertensi karena obesitas mengikuti.

Makanan dan minuman yang mengandung gula seperti roti, coklat, permen, dan berbagai macam camilan. Paling tidak gunakan batas kewajaran dengan hanya mengonsumsi 9 sendok teh bagi pria dan 6 sendok teh bagi wanita.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi puding | Copyright unsplash.com/@pafuxu
Ilustrasi puding | Copyright unsplash.com/@pafuxu

Puding Instan

Membuat camilan sehat yang praktis memang cocoknya bikin puding. Hanya saja ada pengecualian bagi yang memiliki tensi tinggi. Puding adalah makanan instan yang memiliki kandungan natrium cukup tinggi meski tidak asin.

Natrium ini diperoleh dari disodium fosfat dan tetrasodium pirofosfat. Kedua bahan ini biasanya digunakan untuk membantu mengentalkan puding instan. Dalam 25 gramnya terdapat 350 mg natrium yang setara 15 persen kebutuhan natrium harian.

Keju

Keju memiliki rasa asin yang khas. Rasa ini menandakan ada cukup banyak kandungan serupa natrium di dalamnya. Meski tinggi kalsium dan protein, keju termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi karena garamnya.

Dalam 113 gram keju cottage mengandung 350 mg natrium yang setara 15 persen dari jumlah kebutuhan natrium harian. Tak hanya meningkatkan rasa, garam dalam keju biasanya yang berperan mengawetkan dan memperbaiki tekstur.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi salad | Ben Libby dari Pexels
Ilustrasi salad | Ben Libby dari Pexels

Salad Dressing

Salad dressing memang tergolong makanan sehat. Meski begitu, salad ini harus dibatasi konsumsinya oleh penderita tensi tinggi. Hal ini disebabkan karena dressing yang digunakan dalam penambah rasa lezat saladnya.

Dressing dalam salad termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Dressing mengandung garam, gula, dan lemak jenuh cukup tinggi karena terbuat dari saus. Jika ingin yang lebih sehat, lebih baik ganti dressing dengan minyak zaitun, wijen, dan bawang putih.

Kulit Ayam dan Ikan Asin

Kulit ayam dan ikan asin memang paling nikmat disantap untuk lauk makan. Apalagi jika di masak garing dan hangat, benar-benar menggugah selera. Sayangnya kedua makanan ini memiliki kadar garam cukup tinggi dan membuatnya harus dihindari penderita darah tinggi.

Tak hanya itu, kulit ayam juga termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi karena tinggi garam dan kandungan kolesterol. Sementara ikan asin, sudah pasti tinggi natrium dan boleh dikonsumsi sesekali saja.

Udang

Udang adalah makanan golongan seafood yang rasanya bikin nagih. Entah itu udang kemasan atau udang beku, sama-sama nikmat. Sayangnya udang termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi.

Harus dihindari karena udang tersebut memiliki kandungan natrium cukup tinggi. Kandungan ini membahayakan penderita hipertensi. Terus memaksa untuk mengonsumsi hanya akan tingkatkan risiko komplikasi.

3 ons udang beku rata-rata mengandung 800 mg natrium atau 35 persen kebutuhan natrium harian orang dewasa. Untuk 3 ons udang segar tanpa garam, mengandung 101 mg natrium atau 4 persen kebutuhan natrium orang dewasa.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi pizza | Photo by muhammad umair on Unsplash
Ilustrasi pizza | Photo by muhammad umair on Unsplash

Pizza

Pizza terbuat dari bahan-bahan yang memiliki kandungan natrium tinggi. Mulai dari adonan, daging olahan, keju, saus, dan masih banyak lagi lainnya. Jika dihitung secara rata-rata, dalam 140 gram potongan pizza terdapat 765 mg natrium yang setara 33 persen kebutuhan natrium harian.

Maka dari itu mulai batasi konsumsi pizza meski rasanya lezat. Jika perlu berhenti mengonsumsi karena pizza sudah termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Mulai ganti menu pizza dengan makanan sehat lainnya.

Sandwich

Mirip dengan pizza, sadwich adalah makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Harus dihindari karena berbagai macam bahan pembuatannya mengandung natrium cukup tinggi. Mulai dari keju, daging olahan, roti, dan lain sebagainya.

Jika dihitung rata-rata, sandwich mengandung 1.127 mg natrium yang setara 49 persen kebutuhan natrium harian. Mulai hindari dan ganti menu sandwich dengan menu yang lebih sehat.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Ilustrasi saus | copyright unsplash.com/Heather Ford
Ilustrasi saus | copyright unsplash.com/Heather Ford

Kecap dan Saus

Kecap dan saus termasuk makanan yang harus dihindari penderita hipertensi karena kandungan natriumnya. Keduanya memiliki kandungan garam cukup tinggi dan sangat memengaruhi tekanan darah.

Dalam satu sendok makan (15-ml) kecap terdapat sekitar 1.024 mg natrium yang setara 44 persen kebutuhan natrium harian. Dalam dua sendok makan saus asin terdapat 395 mg natrium. Dalam ¼ cangkir saus tomat terdapat 321 mg natrium.

Tortilla

Tortilla adalah camilan yang dikenal memiliki rasa gurih dan nagih. Tak mengherankan karena tortilla mengandung banyak sodium. Sodium ini berasal dari garam dan ragi. Bisa dikatakan, camilan ini tinggi kandungan natrium.

Dalam 55 gram tortilla mengandung rata-rata 391 mg natrium yang setara dengan 17 persen kebutuhan natrium harian. Maka dari itu mulai hindari dan ganti dengan camilan lebih menyehatkan lainnya.