16 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di Aceh Selama Operasi Mudik

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus kecelakaan lalu lintas meningkat di Aceh semenjak diberlakukannya Operasi Ketupat Seulawah 2022. Operasi ini dilakukan Kepolisian Daerah (Polda Aceh) untuk pengamanan mudik lebaran Idulfitri 1443 Hijriah.

"Kami sudah menangani 24 kasus laka lantas selama diberlakukan Operasi Ketupat Seulawah tahun ini," kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, Senin (2/5).

Dia merincikan, sejauh ini sudah 16 orang warga meninggal dunia, 5 orang menderita luka berat, dan 35 orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas.

Menurut Dicky Sondani, meski pemerintah telah memberikan kelonggaran mudik pada hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sepatutnya masyarakat mengutamakan keselamatan jadi prioritas utama saat berkendara.

Selain itu, tuturnya, pengendara juga harus memastikan kelengkapan dokumen dan administrasi kendaraan seperti SIM, STNK, serta KTP.

Kemudian, bagi pengendara dan penumpang sepeda motor wajib menggunakan helm SNI serta dilarang membawa penumpang lebih dari satu orang, menggunakan lajur kiri, dan wajib menyalakan lampu pada siang hari.

"Apabila mengalami kecelakaan agar bersikap tenang atau tidak panik. Segera menghubungi petugas di pos keamanan lebaran untuk mendapat pertolongan," ujarnya.

Kombes Pol Dicky Sondani turut mengimbau bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, jika lelah atau mengantuk dalam perjalanan agar segera beristirahat.

"Polda Aceh menyediakan pos pengamanan dan pos pelayanan yang dapat digunakan untuk beristirahat serta mengecek kesehatan bagi para pengendara," sebutnya. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel