16 Pegawai Pemkot Tangsel Positif Covid-19

·Bacaan 1 menit
Petugas melewati layar pemantau yang menunjukan penyebaran virus corona (COVID-19) di Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin (9/3/2020). Dari 3.580 orang yang menghubungi Posko COVID-19 DKI Jakarta, ada 64 kasus kategori Orang Dalam Pantauan dan 56 Pasien Dalam Pengawasan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Tangerang Selatan - Puluhan Pegawai Pemerintah Kota Tangerang Selatan, positif Covid-19 sejak awal pandemi melanda Tanah Air, Maret 2020. Saat ini, ada 16 pegawai pemkot yang sedang isolasi sebagai pasien konfirmasi tanpa gejala (KTG).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel, Apendi enggan menyebutkan jumlah pasti pegawai Pemkot Tangsel, yang terpapar Covid-19 hingga saat ini.

"Tinggal 16 orang yang masih isolasi. Lainnya sudah pada sembuh. 16 itu saja," ungkap Apendi dikonfirmasi, Sabtu (13/2/2021).

Sebelumnya, pada November 2020 tercatat, sudah 5 pejabat dan 23 pegawai Pemkot terpapar Covid-19. Mereka telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus Corona.

WFO

Apendi menuturkan, saat ini, ketentuan work from office (WFO) di Pemkot Tangsel, berlaku bagi 50 persen pegawainya. Hal itu, sesuai status zonasi penyebaran Covid-19 Kota Tangsel dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri.

"Selain dari aturan PPKM Mikro berdasarkan Inmedagri nomor 3 tahun 2021. Tangsel juga berstatus dalam zona orange. Dalam ketentuan zonasi itu, maka WFO sebesar 50 persen pegawai," jelas dia.

"WFH (bekerja dari rumah) masih. Sekarang karena oranye, penerapan WFH 50 persen. Kalau kemarin zona merah, hanya 25 persen pegawai bekerja dari kantor. Nanti kalau hijau, semua masuk," lanjut Apendi.

Reporter: Kirom

Sumber: Merdeka

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: