17 Provinsi Laporkan Angka Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19 per 7 Mei 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Data harian sebaran COVID-19 per 7 Mei 2021 pukul 12.00 WIB menunjukkan ada 17 provinsi dengan angka sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19.

Provinsi-provinsi tersebut yakni Aceh, Bangka Belitung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur.

Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

-Aceh hari ini melaporkan 113 kasus baru dan 114 sembuh.

-Bangka Belitung 197 kasus positif baru dan 343 sembuh.

-Jawa Tengah 524 kasus baru dan 762 orang telah sembuh.

-DI Yogyakarta 184 kasus konfirmasi positif baru dan 271 sembuh.

-Jawa Timur 232 kasus baru dan 280 sembuh dari COVID-19.

-Bali 114 kasus baru dan 168 sembuh.

-Kalimantan Tengah 84 kasus baru dan 125 sembuh.

-Kalimantan Selatan 144 kasus positif baru dan 231 sembuh.

-Kalimantan Timur 105 kasus baru dan 166 orang sembuh dari COVID-19.

-Kalimantan Utara 16 kasus baru dan 18 kasus sembuh.

-Sulawesi Utara 7 kasus baru dan 29 sembuh.

-Sulawesi Tenggara 7 kasus baru dan 10 sembuh.

-Gorontalo tidak melaporkan kasus baru, tapi ada 2 orang sembuh.

-Sulawesi Barat 1 kasus baru dan 2 sembuh.

-Maluku nihil kasus positif baru, tapi ada 15 orang dinyatakan sembuh.

-Papua 2 kasus baru dan 5 sembuh.

-Papua Barat 30 kasus baru dan 34 sembuh.

Total pasien sembuh hari ini adalah 5.891 sehingga akumulasi pasien sembuh dari COVID-19 hingga 7 Mei 2021 pukul 12.00 WIB adalah 1.558.423.

Data tersebut juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 75.990 dan suspek sebanyak 84.430.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah COVID-19

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel