172 WNI dari Luar Negeri Positif Terjangkit Virus Corona

Ridho Permana, Isra Berlian

VIVA – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogab Wilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, jajarannya telah memeriksa kesehatan 1.806 orang WNI yang bekerja, kuliah hingga para jamaah tablig dari di luar negeri yang kembali ke Indonesia. 

Yudo menjelaskan dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang dinyatakan positif dan dirawat di RS Darurat Wisma Atlet. Sedangkan sisanya sebanyak 1.006 orang dinyatakan negatif dan dipulangkan.

“628 orang WNI masih dikarantina menunggu hasil swab,” ujarnya seperti dikutip dari VIVAnews.com.

Para WNI yang diperiksa ini adalah awak kapal MV Arthania yang berjumlah 58 orang. 43 orang dipulangkan dan 15 rawat inap di RSD Wisma Atlet. Kemudian awak kapal MV Explorer Dream dengan jumlah 359 orang. 353 pulang, enam orang dikarantina di Jakarta.

Awak kapal MV Amsterdam jumlah 177 orang dan semua dinyatakan negatif sehingga dipulangkan.  Awak kapal MV Quantum of The Seas jumlah 93 orang. Masih diisolasi di Jakarta menunggu hasil swab.

Awak kapal MV Win Sprite jumlah 30 orang. Sedang isolasi di Jakarta menunggu hasil swab. Awak kapal MV Viking Orion jumlah 42 orang. Sedang dalam isolasi di Jakarta menunggu hasil swab.

Awak kapal MV Costa Cruise jumlah 11 orang, semuanya dinyatakan negatif COVID-19. Kemudian awak kapal MV Long Xin jumlah 14 orang. Masih isolasi di panti sosial Bambu Apus, Jakarta,  menunggu hasil swab.

Awak kapal MV Freedom dan Carnival Valor jumlah 211 orang. 55 orang pulang dan dinyatakan sembuh setelah dirawat. 156  orang rawat inap di RSD Wisma Atlet.

Awak kapal MV Poluma Portugal jumlah satu orang dan dinyatakan positif COVID-19. Saat ini dirawat di RSD Wisma Atlet. Awak kapal MV Carnival jumlah 375 orang. Semua dipulangkan setelah dinyatakan negatif.

Kemudian 196 orang jemaah tablig. Semua diisolasi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta menunggu hasil swab. Kemudian 223 orang anggota Royal Carribean Cruice Line (RRCL) Bridgestone-Barbados, semua diisolasi di Asrama Haji Pondok Gede menunggu hasil swab.

“Rombongan SMK magang di Jepang jumlah 16 orang. Isolasi di Asrama Haji Pondok Gede menunggu hasil swab,” kata dia.

Baca: 6 Poin Rekomendasi KPK Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Tapi Diabaikan