18 atlet akan perebutkan medali emas di final pencak silat PON XX

·Bacaan 2 menit

Sebanyak 18 atlet dari berbagai daerah akan memperebutkan medali emas di cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Pada laga semifinal yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Toware Kabupaten Jayapura, Sabtu tersebut 18 atlet bertanding di dua gelanggang terpisah.

Atlet pertama yang memastikan diri lolos ke final yakni Muhammad Hafizi pesilat dari Kalimantan Selatan yang akan berhadapan dengan Muh Zaki Z P kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada pertandingan kelas B (50-55 kilogram) putra tersebut Muhammad Hafizi menang dengan skor akhir 5:0. Di partai final Hafizi akan berhadapan Khoirudin Mustakim atlet Jawa Tengah.

Baca juga: Dua atlet silat Bali lolos final nomor seni

Di kelas B (50-55 kilogram) putri, pesilat Jawa Barat Nirmalasari melenggang ke final usai mengalahkan Dinda Nuraidha dari Kalimantan Timur. Selanjutnya Nirmalasari ditantang Jeni Elvis Kause dari NTT.

Untuk kelas C (55-60 kilogram) putra pesilat Aceh Misran akan berhadapan dengan Muhammad Yachser Arafa kontingen DKI Jakarta.

Kemudian di kelas C putri, Winda Novi Yalni pesilat Sumatera Barat berhak melaju ke final usai mengalahkan Dela Kusumawati dari Jawa Tengah. Di partai puncak atlet Ranah Minang itu akan berhadapan dengan Surya Ningtyas dari Jawa Timur.

Sementara itu, tuan rumah mengirimkan Tiel Taraipos pesilat putra ke partai final yang akan berhadapan dengan peraih medali emas Asian Games 2018 yakni Hanifan Yudani Kusumah dari Jawa Barat.

Baca juga: Juara dunia silat Rizka Andini singkirkan wakil tuan rumah PON Papua

Di kelas D putri, atlet DKI Jakarta sekaligus peraih medali emas Asian Games, Pipiet Kamelia akan berhadapan dengan Ivhon Eritetena yang merupakan atlet tuan rumah.

Pesilat Bali Komang Harik Adi Putra juga memastikan diri lolos ke final setelah menang telak atas Alvin Masa'iz kontingen Sumatera Selatan.

Atlet Jawa Barat selanjutnya yang lolos ke final yakni M Syafii Nurhikmah yang akan berhadapan dengan Iqbal Candra Pratama pesilat Kalimantan Timur.

Terakhir, Igi Rangga Barani atlet Bumi Pasundan juga menyusul rekan-rekannya ke partai final dan berhadapan dengan I Kadek Wahyu R G pesilat dari Bali.

Terkait jadwal final, pihak panitia belum bisa memastikan karena masih menyesuaikan atau menunggu hasil pertandingan di kelas lainnya pada Minggu (10/10).

Baca juga: Juara Asian Games tumbang di tangan pesilat Kalimantan Timur

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel