18 atlet difabel Deliserdang perkuat Sumut di Peparnas Papua

·Bacaan 1 menit

Sebanyak 18 atlet difabel asal Kabupaten Deliserdang memperkuat kontingen National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua.

Wakil Bupati Deli Serdang HM. Ali Yusuf Siregar, di Lubuk Pakam, Rabu, mengatakan, pihaknya mengapresiasi atlet asal Deliserdang tersebut yang terpilih menjadi bagian dari kontingen Sumatera Utara pada Peparnas XVI Tahun 2021 di Papua.

Kepercayaan tersebut harus dibalas dengan prestasi, karena prestasi yang ditorehkan tersebut nantinya di Peparnas Papua juga sebagai ajang pembuktian dari latihan yang selama ini dijalani.

"Kita harus tunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam olahraga, keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berprestasi," katanya.

Ia memiliki keyakinan dan kepercayaan kepada para atlet dan pelatih yang berangkat pada Peparnas ini adalah orang-orang pilihan.

Maka fokus dan konsentrasilah dalam pertandingan yang akan dihadapi serta tampilah dengan penuh semangat dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas olahraga.

"Berjuanglah seperti sedang mengikuti paralimpiade terakhir, karena waktu terus berputar dan saingan akan semakin banyak. Maka, gunakanlah kesempatan ini sebagai kesempatan terakhir untuk berprestasi," katanya.

Sementara Kepala Dinas Porabudpar Deli Serdang Khairum Rizal mengatakan, ke-18 atlet tersebut, diharapkan nantinya dapat mengukir prestasi di Peparnas Papua, sehingga semakin mengharumkan nama daerah.

"Selain ke-18 atlet yang akan memperkuat Sumut di Peparnas Papua, satu atlet taekwondo Deli Serdang atas nama Muhammad Rizky mewakili Indonesia di Asian Youth Para Games Bahrain pada t2 – 6 Desember 2021," katanya.

Baca juga: NPC DIY targetkan 15 medali emas di Peparnas Papua
Baca juga: Mahfud minta sukses pengamanan PON XX dilanjutkan di Peparnas Papua
Baca juga: Melihat kesiapan penyelenggaraan Peparnas XVI Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel