18 Gejala Demam Berdarah, Patut Diwaspadai saat Memasuki Musim Hujan

Bola.com, Jakarta - Wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan. Beberapa penyakit seperti flu atau pilek biasanya gampang menghampiri. Namun, penyakit lain yang cukup serius, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) juga mulai mewabah. 

Anda mungkin melihat banyak berita tentang banyaknya pasien DBD yang memenuhi rumah sakit. Selain itu, pemerintah gencar mengimbau masyarakat untuk mencegah dan mengamati gejala demam berdarah lebih dini.

Demam berdarah (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan gigitan nyamuk dengan membawa virus dengue setelah menggigit satu orang lalu ke orang lain. Ada dua jenis nyamuk yang bisa menyebarkan virus dengue, yaitu Aedes aegypty dan Aedes albocpictus. 

Namun, jenis nyamuk yang paling sering menyebarkan penyakit tersebut di Indonesia yaitu nyamuk betina jenis Aedes aegypty

Cara penyebaran virus berawal dari orang yang terinfeksi digigit nyamuk. Kemudian, virus berpindah ke tubuh nyamuk dan berinkubasi selama 4 hingga 10 hari. Setelah itu, nyamuk tersebut akan menggigit orang yang sehat, sehingga virus otomatis berpindah dan menyebabkan infeksi.

Berikut adalah penyebab dan gejala demam berdarah yang patut diwaspadai, seperti yang telah dirangkum Bola.com dari berbagai sumber, Jumat (8/11/2019).

18 Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Gejala demam berdarah akan dimulai dengan demam selama 4-7 hari setelah tergigit nyamuk. Biasanya, demam akan mencapai suhu 40 derajat celcius. Selain demam, berikut adalah gejala demam berdarah dengue (DBD):

  1. Suhu badan bisa mencapai 40 derajat celcius atau lebih
  2. Sakit kepala berat
  3. Nyeri pada sendi, otot, dan tulang
  4. Berkurangnya nafsu makan
  5. Nyeri pada bagian belakang mata
  6. Mual dan muntah
  7. Pembengkakan kelenjar getah bening
  8. Ruam kemerahan (muncul sekitar 2-5 hari setelah demam)
  9. Mudah memar
  10. Mimisan
  11. Perdarahan gusi
  12. Perdarahan kulit
  13. Sakit perut parah hingga muntah terus-menerus
  14. Bintik-bintik merah
  15. Muntah darah (bila sudah parah)
  16. Feses berwarna hitam
  17. Lemas, mudah marah dan mengantuk
  18. Kulit pucat, dingin, dan lembap

8 Cara Mencegah Penyakit DBD

Anda perlu mencegah penyakit demam berdarah dengan cara berikut ini:

  1. Budayakan hidup bersih, jaga kebersihan lingkungan sekitar.
  2. Menggunakan lotion anti nyamuk yang mengandung N-diethylmetatoluamide, yang terbukti efektif mencegah gigitan nyamuk. Namun, lotion nyamuk tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun.
  3. Jika tidak ingin menggunakan lotion, Anda bisa menggosok kulit jeruk yang terkenal ampuh mencegah gigitan nyamuk.
  4. Pasang kawat atau jaring anti-nyamuk di bagian ventilasi rumah.
  5. Bersihkan tempat bersarang nyamuk, dengan menutup penampungan air yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.
  6. Taburkan serbuk abate agar jentik nyamuk mati.
  7. Rajin membasmi nyamuk dengan Fogging (pengasapan).
  8. Biasakan menyemprot ruangan dengan produk anti nyamuk. Namun Anda perlu ke luar ruangan terlebih dahulu setelah disemprot guna menjaga kesehatan paru-paru. Setelah disemprot, matikan lampu dan tutup pintu ruangan supaya nyamuk cepat mati.

Obat Demam Berdarah (DBD) Alami

1. Jambu Biji

Jambu biji sejak zaman dahulu terkenal ampuh membantu mengatasi penyakit demam berdarah. Daging jambu yang berwarna merah muda mengandung trombinol yang mampu merangsang tromboietin. Kandungan tersebut merupakan senyawa aktif dalam tubuh yang memicu pembentukan keping darah baru, sehingga manaikkan jumlah trombosit.

Buah ini juga kaya nutrisi seperti magnesium, zat besi, fosfor, dan kalsium yang akan membantu meningkatkan jumlah keping darah. Selain itu, jambu biji mengandung quercetin yang bisa menekan pertumbuhan virus dengue dalam tubuh pasien DBD.

Caranya, Anda perlu mengolah jambu biji sebagai jus murni tanpa campuran gula atau pemanis buatan. Namun, Anda bisa menambahkan susu sapi murni guna meningkatkan sistem imun tubuh.

2. Daun Pepaya

Menurut penelitian dari India, daun pepaya bermanfaat sebagai obat demam berdarah dengue (DBD). Daun pepaya dapat membantu meningkatkan kadar trombosit dalam darah pengidap DBD. Daun pepaya juga dapat membantu menstabilkan dinding sel keping darah, sehingga tidak mudah dihancurkan oleh virus dengue.

Caranya, Anda ambil 50 gram daun pepaya yang telah dicuci bersih. Kemudian, tumbuk sedikit daunnya, tetapi jangan sampai menjadi bubuk. Seduh gerusan daun pepaya tersebut dengan air panas. Lalu, minum rebusan daun pepaya sebanyak 3 kali sehari.