18 Kuliner Bandung Legendaris dan Populer, Wajib Dicoba

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kuliner Bandung punya banyak pilihan untuk memanjakan lidah. Bandung merupakan kawasan metropolitan di Jawa Barat. Baik kota dan kabupatennya selalu jadi destinasi favorit wisatawa.

Kuliner Bandung merupakan wisata yang tak boleh terlewat saat singgah di Kota Kembang ini. Kuliner Bandung terdiri dari beragam jenis makanan mulai makanan berat, camilan, hingga oleh-oleh yang bisa dibawa pulang.

Kuliner Bandung merupakan pilihan terbaik untuk menikmati masakan khas Sunda. Kuliner Bandung sangat mudah ditemukan di sepanjang kota. Aneka kuliner Bandung ini punya cita rasa kaya yang begitu memanjakan lidah.

Berikut 18 kuliner Bandung legendaris yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (7/11/2020).

Kuliner Bandung Legendaris

Ilustrasi Mi kocok(pixabay.com)
Ilustrasi Mi kocok(pixabay.com)

Mie Kocok

Mie Kocok merupakan salah satu kuliner Bandung legendaris yang wajib dicoba. Istilah kocok dalam nama hidangan ini merujuk pada proses memasaknya. Mie kocok dibuat dengan mengocok-ngocok mi dalam wadah sambil dicelup ke dalam air panas. Mie kocok berisi mi kuning yang disajikan dalam kuah kaldu sapi kental, irisan kikil, taoge, bakso, jeruk nipis, dan ditaburi irisan seledri, daun bawang, dan bawang goreng.

Nasi Timbel

Nasi Timbel merupakan hidangan khas Sunda yang dibuat dari beras bagolo atau beras merah campuran yang dimasak dengan bungkus daun pisang. Nasi ini biasanya ditemani daging atau ikan, tahu, tempe serta sambal dan lalapan.

Karedok

Karedok sekilas mirip dengan lotek atau gado-gado dengan siraman bumbu kacang. Bedanya, sayuran pada karedok disajikan dalam keadaan mentah. Biasanya sayur untuk dijadikan karedok adalah tauge, kol, kemangi, kacang panjang, terong, dan mentimun.

Kuliner Bandung Legendaris

Ilustrasi gehu  Credit: freepik.com
Ilustrasi gehu Credit: freepik.com

Ulukutek Leunca

Ulukutek Leunca merupakan oleahan leunca (ranti) yang dimasak bersama dengan sambal oncom. Ada rasa pedas sekaligus pahit, serta terasa gurih dan renyah di mulut.

Ambokueh

Ambokueh merupakan salah satu kuliner Bandung hasil alkulturasi budaya Tiongkok. Ambokueh terdiri dari telur, tahu goreng, lapicong atau sosis daging babi, dan bawang putih yang disiram dengan kuah berbahan tepung tapioka. Ambokueh juga bisa terdiri dari sosis daging sapi atau ayam.

Gehu

Gehu merupakan singkatan dari toge tahu. Makanan ini mirip seperti tahu isi dengan isi toge di dalamnya. Tahu kemudian digoreng dengan lapisan tepung krispi. Gehu yang sangat terkenal di Bandung adalah Gehu Jeletot.

Kuliner Bandung Legendaris

Beberapa baso, pangsit dan baso aci tercampur dengan lengkap dalam satu mangkuk baso cuanki (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Beberapa baso, pangsit dan baso aci tercampur dengan lengkap dalam satu mangkuk baso cuanki (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Cuanki

Cuanki mirip dengan sajian bakso Malang atau bakwan Kawi. Satu porsi cuanki terdiri dari aci, siomay, bakso, pangsit rebus, pangsit goreng dan bakso goreng serta kuah kaldu panas yang segar. Cuanki biasa disajikan bersama taburan seledri dan daun bawang.

Seblak

Seblak merupakan kuliner Bandung yang tak boleh dilewatkan. Meski makanan ini bisa ditemukan di daerah mana saja, rasanya belum lengkap jika tak mencicipi langsung seblak di Bandung. Seblak terbuat dari kerupuk basah dengan isian lezat lain seperti sayur, daging dan telur.

Rujak cuka

Rujak cuka merupakan olahan rujak sayur hingga buah dengan cita rasa asam, pedas, dan manis. Rujak cuka menggunakan kuah yang lebih cair dari rujak pada umumnya. Kuah asam yang digunakan untuk membumbuinya dibuat dari bumbu halus dengan rempah cabai merah, cabai keriting merah, terasi, garam, dan ebi kering.

Kuliner Bandung Legendaris

Pekerja sedang memproses pembuatan tape singkong kuning di Kampung Poncol, Desa Curug, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2020). Tape singkong kuning tersebut didistribusikan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan harga Rp 10 ribu per kilogram. (merdeka.com/Dwi Narwoko)
Pekerja sedang memproses pembuatan tape singkong kuning di Kampung Poncol, Desa Curug, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2020). Tape singkong kuning tersebut didistribusikan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan harga Rp 10 ribu per kilogram. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Peuyeum

Peuyeum merupakan kuliner Bandung yang begitu legendaris. Di tempat lain Peuyeum dikenal dengan tape. Peuyeum merupakan tape dengan kadar air yang jauh lebih sedikit, yang membuatnya bisa bertahan jauh lebih lama.

Colenak

Colenak merupakan olahan peuyeum bakar yang disantap dengan dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur dengan serutan kelapa. Makanan ini termasuk makanan khas Bandung yang sangat legendaris.

Surabi

Surabi merupakan olahan adonan tepung beras yang dimasak dengan tungku. Di Bandung, serabi biasa dijajakan di pagi hari dan dimasak menggunakan tungku sehingga menghasilkan rasa yang khas.

Kuliner Bandung Legendaris

ilustrasi: Tahu susu (sumber: iStockphoto)
ilustrasi: Tahu susu (sumber: iStockphoto)

Batagor

Batagor pasti sudah tak asing lagi di lidah. Olahan bakso dan tahu yang digoreng ini hampir bisa ditemukan di mana saja. Batagor dibuat dari adonan tepung tapioka yang dimasukkan ke dalam kulit pangsit sebelum akhirnya digoreng. Batagor dihidangkan bersama tambahan bumbu kacang yang pedas dan gurih.

Baso tahu

Baso tahu adalah tahu yang berisi daging ikan giling. Dalam satu porsi baso tahu akan merujuk pada makanan berupa tahu isi daging, siomay, dan bumbu kacang sebagai bumbunya. Dalam satu porsinya juga kerap ada tambahan lain berupa telur rebus, kentang rebus, kol, dan pare. Hidangan ini kemudian disiram dengan bumbu kacang yang pedas.

Tahu Susu Lembang

Jika berkunjung ke Lembang, Bandung jangan lupa membeli Tahu Susu Lembang. Tahu susu hampir mirip dengan tahu normal, yakni dibuat dengan kacang kedelai, namun diberi tambahan susu segar. Apabila dibandingkan dengan tahu biasa, isian dari tahu susu lembang juga terasa lebih padat. Kehadiran susu dalam adonannya membuat makanan satu ini memiliki rasa yang lebih lembut serta gurih.

Kuliner Bandung Legendaris

Cimol Bandung (merdeka.com)
Cimol Bandung (merdeka.com)

Cimol

Cimol merupakan singkatan dari aci digemol. Cimol punya dua varian, yakni cimol basah dan cimol kering. Cimol basah menggunakan saus cair untuk bumbunya, sedangkan cimol kering hanya menggunakan bubuk cabai kering yang pedas. Biasanya cimol dijajakan dengan jenis cimol kering, karena hanya perlu menaburkan bubuk cabai.

Cireng

Sama seperti seblak, cireng merupakan salah satu kuliner Bandung yang sangat populer. Cireng merupakan kependekan dari ‘aci digoreng’. Adonan aci dipadukan dengan tepung terigu, merica bubuk, bawang putih, daun bawang, kedelai, garam, dan air. Adonan ini dibentuk dan digoreng untuk kemudian disajikan.

Cilok

Bandung juga merupakan tempat asal dari cilok atau aci dicolok. Cilok dibuat dari tepung kanji yang dibentuk bulat, lalu ditusuk satu persatu seperti sate, lalu dikonsumsi dengan saus atau bumbu kacang.