19 Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Bogor Tanpa Perbekalan, Kondisi Trauma Berat

Merdeka.com - Merdeka.com - Enam kepala keluarga terdiri dari 19 orang terdampak gempa bumi di Cianjur, sempat mengungsi hingga Kabupaten Bogor. Mereka datang ke Bogor tanpa membawa apapun, kecuali berkas-berkas penting serta pakaian yang dikenakan. Bahkan salah satu pengungsi sedang mengandung dengan usia kandungan sembilan bulan.

Mereka berasal dari Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. Hingga Kamis (24/11), satu keluarga diketahui sudah kembali ke Cianjur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pun memfasilitasi para pengungsi yang kini berada di Kampung Jambu, RT 02 RW 002 Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng.

Secara psikologis, kondisi beberapa korban mengalami trauma berat sehingga sulit tidur di dalam kamar, serta takut dan cemas ketika mendengar suara berisik.

Sementara kondisi secara fisik, mengalami luka ringan, memar dan mengalami sakit kepala, terdapat pula satu orang yang mengalami cedera berat.

Perwakilan Dinsos Kabupaten Bogor dari Bidang Rehabilitasi Sosial, Debi Sulistia menjelaskan, bantuan Pemkab Bogor yang diberikan di antaranya pakaian, obat-obatan, susu untuk ibu hamil, kebutuhan dan perlengkapan bayi dan ibu hamil, sembako dan kebutuhan lainnya.

"Sementara penanganan yang dilakukan di antaranya pihak kecamatan akan mendatangkan tenaga medis dari Puskesmas ke lokasi rumah pengungsian. Pihak pemerintah desa dan kecamatan bersedia membantu semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan para korban," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk pemulihan secara psikologis atau trauma healing juga akan dilakukan segera Pemkab Bogor terhadap para pengungsi. [cob]