2.000 Kamar Hotel Ludes Dipesan Jelang Munas Kadin ke VIII di Bali

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan bertolak ke Bali untuk meninjau persiapan sejumlah perhelatan acara besar pada pekan depan.

Salah satunya, Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke VIII. "Kami kebetulan akan ke Bali minggu depan, kita juga melihat persiapan ada beberapa event besar. Seperti Munas Kadin," jelas dia dalam acara Weekly Press Briefing, Selasa (18/7/2021).

Direncanakan, perhelatan Munas Kadin tersebut akan di gelar di kawasan elit pulau Dewata yakni Nusa Dua. Acara sendiri akan dilakukan secara hybrid.

Sandiaga mencatat, sejauh ini, setidaknya 2.000 kamar hotel telah ludes di pesan terkait pelaksanaan munas tersebut. Jumlah tersebut merujuk data yang telah dilaporkan kepadanya.

"Kita mendapat laporan lebih dari 2.000 kamar yang sudah di pesan dan ini adalah penyelenggaraan perhelatan musyawarah nasional organisasi dunia usaha terbesar Kadin," terangnya.

Oleh karena itu, dia menilai, Munas Kadin sebagai ajang latihan perdana bagi jajarannya untuk memastikan pelaksanaan event besar secara hybrid bisa berjalan dengan baik. Menyusul adanya adopsi pemanfaatan teknologi untuk meminimalisir pertemuan dengan tatap muka secara langsung.

"Ini merupakan latihan kita untuk menangani event hybrid yang besar dengan melibatkan beberapa lokasi dalam satu bubble area, yaitu Nusa Dua," tekannya.

Dihadiri Jokowi

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani.

Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VIII akan digelar di Bali dan rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Presiden mengatakan akan hadir secara langsung pada Munas VIII yang akan diselenggarakan secara hybrid. Beliau menyarankan untuk dilaksanakan pada minggu pertama Juni 2021 di Bali, di tempat yang terbuka," kata Rosan setelah menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi dikutip dari Antara, Selasa (20/4).

Menurut Rosan, Bali dipilih sebagai tempat pelaksanaan Munas sebagai bentuk dukungan untuk bangkitnya perekonomian Bali yang sektor pariwisatanya terdampak signifikan selama pandemi.

Calon Ketua Umum terpilih diharapkan dapat memperkuat fungsi dan peran Kadin sebagai mitra Pemerintah dan dapat membantu memperkuat perekonomian Indonesia.

"Presiden juga menyampaikan dalam pemilihan caketum, Pemerintah dalam posisi netral. Beliau berharap kompetisi dapat berjalan secara sehat dan akan mendukung siapa pun Ketua Umum yang terpilih dan siapa pun yang menang harus saling merangkul kembali," ungkapnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com