2.000 Pengunjung Serbu Gelaran PaDi UMKM Virtual Expo 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar PaDi UMKM Virtual Expo 2021. Acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi kemitraan BUMN dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (BUMN), serta menumbuhkan jumlah transaksi di platform PaDi UMKM.

PaDi atau Pasar Digital UMKM dibentuk dengan tujuan membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah, khususnya BUMN.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala N Mansury, mengatakan dengan membangun ekosistem rantai nilai dan pasokan berkelanjutan antara BUMN dan UMKM, maka akan sekaligus dapat mendorong peningkatan dan daya saing beragam produk karya anak bangsa. Sinergi melalui PaDi UMKM ini pun diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

"Selaras dgn arahan kebijakan presiden untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pademi, maka kemitraan antara BUMN dengan UMKM menjadi semakin penting karena punya peran strategi untuk kita tingkatkan dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung dan menguntungkan secara berkelanjutan," jelas Pahala dalam Peresmian Pembukaan PaDi UMKM Virtual Expo 2021 pada Senin (15/1/2021).

Pahala berharap interaksi bisnis yang terjadi selama acara virtual ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Kemudian ditindaklanjuti dengan realisasi kemitraan usaha antara perusahaan BUMN dan UMKM.

"Kemitraan bisnis BUMN dengan UMKM akan semakin memperkuat ekosistem perekonomian nasional ke depan menuju Indonesia maju," tuturnya.

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 digelar mulai hari ini, Senin 15 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021 pada pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Tercatat lebih dari 2.000 buyer group (pengujung) BUMN yang siap mengunjungi 244 lapak UMKM dalam kegiatan ini.

"Semoga melalui virtual expo ini, buyer group BUMN semakin mengenal produk yang ditampilkan dalam pameran ini, dan akhirnya dapat meningkatkan belanjanya pada UMKM binaan organisasi maupun instansi," kata Ketua Panitia Pelaksana PaDi Virtual Expo 2021, Loto Srinaita Ginting.

Webinar

Pekerja membuat mebel di kawasan Tangerang, Selasa (3/11/2020). Generalized System of Preference (GSP) atau fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk memungkinkan produk UMKM lebih banyak diekspor ke Amerika Serikat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja membuat mebel di kawasan Tangerang, Selasa (3/11/2020). Generalized System of Preference (GSP) atau fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk memungkinkan produk UMKM lebih banyak diekspor ke Amerika Serikat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, acara ini juga dilengkapi kegiatan webinar oleh BUMN, dan forum bisnis oleh organisasi dan UMKM binaannya. Webinar ini bisa diakses melalui YouTube PaDi UMKM.

PaDi UMKM Virtual Expo 2021 akan menghadirkan produk vendor UMKM terpilih yang telah dikurasi oleh tujuh organisasi atau instansi pengampu UMKM yaitu HIPMI, IWAPI, NU, Muhammadiyah, Dekranas, Bhayangkari, dan Kementerian Koperasi & UKM.

Mengutip laman PaDi UMKM, Kementerian BUMN melalui platform ini memberikan peluang dan ruang yang besar kepada pelaku UMKM untuk menjadi pemasok dan vendor BUMN. Di samping itu, platform PaDi UMKM ini akan berguna sebagai sarana monitoring belanja pengadaan barang dan jasa BUMN kepada UMKM.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: