2.735 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Agama (Kemenag) merilis perkembangan keberangkatan jemaah haji gelombang 1 yang terbang pada Sabtu (4/6). Total 2.735 jemaah telah tiba di Bandara Madinah.

"Kemarin kita memberangkatkan 7 kloter dengan jemaah 2.735 jemaah dan petugas sebanyak 28 orang," tutur Sekretaris Ditjen PHU Kemenag Ahmad Abdullah Yunus dalam konferensi pers, Minggu (5/6).

Yunus mengatakan, keberangkatan dan pemulangan jemaah haji memang dibagi menjadi dua gelombang, yakni gelombang 1 seluruhnya mendarat di Bandara Madinah dan gelombang 2 di Bandara King Abdul Azis Jeddah.

Dia merinci, embarkasi yang sudah melepas jemaah di antaranya Embarkasi Jakarta Pondok Gede dengan satu kloter sebanyak 385 orang dan petugas sebanyak empat orang.

"Embarkasi Jakarta-Bekasi sebanyak dua kloter dengan jumlah jemaah 404 orang jemaah ditambah 4 petugas, kemudian JKS 406 jemaah ditambah empat petugas sehingga jumlah yang dari Jakarta-Bekasi sebanyak 810 orang dan petugas sebanyak delapan orang," jelas dia.

Menetap di Madinah

Selanjutnya, kata Yunus, Embarkasi Solo sebanyak dua kloter, yakni SOC 01 dengan jumlah jemaah 354 orang dan empat petugas ditambah SOC 02 dengan jumlah jemaah 352 orang dan empat petugas, sehingga total menjadi delapan petugas.

Kemudian Embarkasi Surabaya sebanyak 1 kloter dengan jumlah jemaah 445 orang dengan empat petugas, dan Embarkasi Padang sebanyak 1 kloter dengan jumlah jemaah 389 orang ditambah empat petugas.

"Dari 7 kloter tersebut seluruhnya telah tiba di Arab Saudi melalui Bandara Madinah. Selanjutnya, seluruh jemaah yang telah tiba di Madinah akan menetap di Kota Madinah dengan masa tinggal 8 sampai 9 hari, dengan mengacu kecukupan pelaksanaan Salat Arbain, di mana mereka para jemaah akan melaksanakan 40 waktu salat," ujarnya.

Selain itu, jemaah yang telah sampai di Madinah pun diperkenankan untuk berziarah ke Makam Rasulullah dan mendapatkan paket ziarah ke tempat-tempat suci di Madinah, antara lain Makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.

"Setelah seluruh rangkaian selesai, selanjutnya jemaah akan menuju ke Kota Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib dengan mengambil Miqot di Bir Ali," jelas Yunus.

Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel