2.757 tenaga kesehatan Lhokseumawe jadi sasaran vaksinasi dosis empat

Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Aceh, menyatakan sebanyak 2.757 tenaga medis atau kesehatan di daerah itu menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 dosis empat atau dosis penguat kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Safwaliza di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan saat ini pihaknya masih terus mendata tenaga kesehatan yang akan diberikan vaksin COVID-19 dosis empat atau booster kedua.

"Waktu pelaksanaan vaksinasi dosis empat belum ditentukan karena masih dalam pendataan. Yang sudah terdata sekarang ini sebanyak 2.757 tenaga kesehatan," kata Safwaliza.

Vaksin COVID-19 dosis keempat, kata Safwaliza, diberikan setelah enam bulan menerima dosis tahap ketiga atau booster pertama. Sebagian tenaga kesehatan di Kota Lhokseumawe menerima dosis ketiga sudah lebih dari enam bulan.

Baca juga: 31,64 persen warga Aceh Barat sudah divaksinasi dosis ketiga

Safwaliza mengatakan vaksinasi dosis keempat bagi tenaga kesehatan harus mengacu kepada jenis vaksin yang digunakan pada saat vaksinasi penguat pertama atau vaksinasi dosis ketiga.

"Kami juga mengecek jenis vaksin apa yang diberikan pada vaksinasi penguat pertama. Jika vaksin dosis ketiga jenis Moderna maka dosis keempat, juga harus Moderna," kata Safwaliza.

Selain itu, kata Safwaliza, pihaknya juga harus menyusun bagaimana pelaksanaan vaksinasi vaksin COVID-19 dosis keempat bersamaan dengan mengejar target vaksinasi dosis ketiga.

"Pemberian vaksin dosis keempat ini untuk meningkatkan imunitas tenaga kesehatan. Apalagi tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Safwaliza.

Baca juga: Dinas Pendidikan tidak syaratkan vaksinasi untuk belajar tatap muka

Terkait dengan vaksinasi COVID-19 secara keseluruhan bagi tenaga kesehatan, Safwaliza mengatakan capaiannya sudah 111,4 persen atau 3.070 orang dari sasaran sebanyak 2.757 orang.

"Untuk dosis kedua sebanyak 2.920 orang atau 105,91 persen dan dosis ketiga atau penguat sudah mencapai 2.550 orang atau 92,49 persen," kata Safwaliza.

Baca juga: 733.630 warga Aceh sudah terima vaksin COVID-19 dosis penguat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel