2 Alasan Ajaib yang Bisa Buat Khabib Batal Pensiun

Yudhi Maulana
·Bacaan 2 menit

VIVA – Keputusan Khabib Nurmagomedov pensiun dari dunia tarung bebas cukup menghebohkan. Sekarang dia sedang menikmati masa pensiunnya, tapi Presiden UFC, Dana White masih percaya pria asal Rusia ini akan kembali ke oktagon lagi, suatu saat nanti.

Khabib meraih kemenangan sensasional saat menghadapi Justin Gaethje di UFC 254 pada 24 Oktober 2020. Dia membuat Gaethje menyerah melalui submission di ronde kedua. Mengalahkan Gaethje membuat Khabib mencatatkan 29 pertandingan tanpa kalah sepanjang kariernya.

Usai laga, pernyataan mengejutkan terlontar dari mulut Khabib, dia memutuskan untuk pensiun. "Hari ini, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah pertarungan terakhir saya. saya tidak akan pernah ada di sini tanpa ayah saya," ujar Khabib.

Tentu saja pensiunnya Khabib membuat UFC kehilangan figur penting. Dia tak bisa lagi melanjutkan ke depan karena merasa kehilangan sosok ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov yang telah meninggal dunia.

Karakter hangatnya di dalam dan di luar oktagon bakal menjadi candu untuk dirindukan. Selain itu dampaknya untuk UFC bisa dirasakan langsung, sebab nilai komersial Khabib dinilai cukup tinggi.

UFC masih berharap besar Khabib akan kembali suatu saat nanti. Ada alasan realistis yang disampaikan oleh sang Presiden, Dana White sebagai alasan Khabib untuk bertarung lagi, yaitu wasiat sang ayah.

"Tak ada yang tahu soal rencana Khabib pensiun, termasuk pelatihnya. Saya juga terkejut. Saya cuma duduk, lalu terkejut. 'Oh Tuhan, pasti ini bercanda'. Tapi, saya akan bocorkan ini. Bersama Khabib, saya sudah bicara. Dia begitu emosional dalam pertarungan tersebut. Dan, saya yakin dia mau mencetak rekor 30-0," ujar White dilansir Bloody Elbow.

White menyatakan target 30 kemenangan tanpa pernah kalah, bisa jadi alasan kuat bagi Khabib kembali. Hanya butuh satu kemenangan lagi, The Eagles, menurut White bisa saja bangkit dari masa pensiunnya.

"Karena, 30-0 merupakan wasiat ayahnya. Saya rasa, dia mau menghormati wasiat ayahnya. Jadi, dia bisa saja kembali dari masa pensiun," terang White.

Dorongan sang ibu juga bisa menjadi alasan tepat. Javier Mendez, selaku pelatih Khabib mengatakan sebenarnya ada kemungkinan keputusan pensiun itu dibatalkan.

Yaitu lampu hijau dari sang ibu yang tahu bahwa Abdulmanap selalu ingin Khabib pensiun ketika mencatatkan 30 kemenangan. Itu artinya masih ada satu pertarungan yang mesti dijalani.

"Jika ibunya melihat bahwa dia dapat melanjutkan dan Khabib benar-benar ingin melakukannya, maka dia mungkin akan mengatakan, pergilah dan penuhi wasiran ayahmu untuk menorehkan 30-0," ujar Mendez, dikutuip dari Insider.

Mendez juga mengungkapkan jika Khabib sebenarnya tidak ingin pensiun di usia sekarang ini. Dia masih yakin bisa bersaing di level tertinggi.

"Saya tidak tahu, tapi saya hadir dan dia selalu berkata, mengapa kalian berbicara tentang pensiun, saya baru 32 tahun," tuturnya.