2 Bomber Liga 1 Musim Ini yang Memantik Perhatian: Carlos Fortes dan Karim Rossi

Bola.com, Jakarta - Jadwal kembali bergulirnya Liga 1 2022/2023 masih belum menemui kepastian. Sampai sekarang, kompetisi kasta teratas itu masih mandek akibat Tragedi Kanjuruhan.

Kabarnya, Liga 1 akan dihelat lagi pada Desember tahun ini. Masalahnya, Piala AFF 2022 yang merupakan pesta sepak bola Asia Tenggara akan berlangsung pada 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2022.

Jadwal yang berbenturan itu tentu saja akan berdampak pada pemanggilan pemain klub untuk membela Timnas Indonesia. Seperti edisi sebelumnya, kekuatan klub akan berkurang dengan kehilangan pemain penting yang tampil di Piala AFF 2022.

Saat ini, PT LIB masih menggodok rencana untuk menggelar lagi Liga 1 2022/2023 setelah berhenti sejak 1 Oktober 2022. Sejauh ini, belum ada tanggap pasti kapan kompetisi kasta teratas itu akan dilanjutkan kembali.

Sebelum kompetisi Liga 1 terhenti, terdapat dua striker asing yang mampu mencuri perhatian dalam persaingan bersama klubnya. Siapa saja mereka? Simak ulasan Bola.com berikut ini:

 

Karim Rossi (Dewa United)

<p>Pemain Persita Tangerang, Muhammad Toha berebut bola dengan pemain Dewa United, Karim Rossi dalam laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (7/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Persita Tangerang, Muhammad Toha berebut bola dengan pemain Dewa United, Karim Rossi dalam laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (7/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Striker berpaspor Swiss itu masih asing di telinga pencinta sepak bola nasional. Maklum saja, Rossi memang baru musim ini menjalani debut karier di Indonesia. Dia juga bergabung dengan Dewa United, yang notabene adalah klub promosi.

Pemain berusia 28 tahun itu datang dengan reputasi yang cukup apik. Dia tercatat pernah bergabung dengan klub Inggris, yakni Stoke City dan Hull City, yang sayangnya tidak membukukan penampilan di sana.

Catatan statistik bersama klub sebelumnya terbilang biasa saja lantaran tak pernah mampu mencetak lebih dari satu digit gol. Yang paling mentereng adalah saat membela klub Luksemburg, Racing-Union, dengan torehan sembilan gol, dan itu pun dilakoni dalam 23 laga.

Namun, Karim Rossi tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan kompetisi Indonesia. Dia langsung nyetel dan tampil cukup apik bersama Dewa United yang merupakan klub Asia pertamanya.

Karim Rossi mampu mendulang lima gol dari 10 penampilan saja di Liga 1. Artinya, dia memiliki rataan 0,5 gol per pertandingan.

Raihan itu sebenarnya masih kalah dari sejumlah striker asing lain macam Matheus Pato (Borneo Samarinda) atau David da Silva (Persib Bandung). Namun, Rossi berpotensi untuk terus menambah koleksi golnya.

 

Carlos Fortes

Striker PSIS Semarang, Carlos Fortes, kala menghadapi mantan klubnya, Arema FC, dalam laga uji coba di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (4/6/2022). Carlos Fortes dua kali membobol gawang Singo Edan dalam laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan PSIS itu. (Dok. PSIS Semarang)
Striker PSIS Semarang, Carlos Fortes, kala menghadapi mantan klubnya, Arema FC, dalam laga uji coba di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (4/6/2022). Carlos Fortes dua kali membobol gawang Singo Edan dalam laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan PSIS itu. (Dok. PSIS Semarang)

Striker asal Portugal ini sudah menjadi fenomena sejak musim lalu saat membela Arema FC. Fortes mampu mencetak 20 gol dari 31 penampilan bersama Tim Singo Edan dalam musim debut di Indonesia.

Pada musim ini, dia direkrut PSIS Semarang. Ketajamannya belum hilang dengan mencetak lima gol di turnamen pramusim Piala Presiden 2022. Carlos Fortes pun menduduki posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak, hanya kalah dari Matheus Pato (6 gol).

Sayangnya, Carlos Fortes malah belum sempat merasakan atmosfer Liga 1 musim ini. Penyebabnya, dia mengalami cedera di Piala Presiden 2022 lalu dan harus masuk meja perawatan.

Fortes menghabiskan sebagian besar awal musim di ruang medis lantaran cedera. Eks pemain Arema FC itu bahkan sampai dipulangkan ke Portugal untuk menjalani perawatan.

Alhasil, Fortes harus puas hanya bisa menyaksikan rekan-rekan setimnya bertanding. Nasib kurang menyenangkan kemudian dialami bomber berambut gimbal tersebut. Kondisinya sudah pulih pada akhir September lalu.

Akan tetapi, kompetisi justru sedang dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan yang meletus pada 1 Oktober lalu.

Carlos Fortes diprediksi akan kembali mencuri perhatian saat kompetisi digulirkan lagi. Dia termasuk striker tajam yang akan meramaikan persaingan kompetisi kasta teratas.

Simak Posisi Klub Favorit Kamu: