2 Ceremony Kembalinya Pemain Premier League: Black Lives Matter dan Penghormatan untuk Tenaga Medis

London - Klub Premier League menggelar kampanye sosial antirasisme pada pekan pembuka dimulainya kembali musim 2019-2020. Pemain akan mengenakan jersey khusus bertuliskan 'Black Lives Matter'.

Slogan itu akan menggantikan nama punggung setiap pemain. Terdapat pula logo BLM di bagian depan seragam.

Program ini merupakan lanjutan dukungan Premier League setelah seorang pria kulit hitam bernama George Floyd meninggal akibat kekerasan polisi di Minneapolis, Amerika Serikat pada 25 Mei lalu.

Sebelumnya otoritas sepak bola Inggris juga menegaskan menegaskan tidak akan menghukum para pemain yang menyuarakan gerakan Black Lives Matter.

Otoritas sepak bola di seluruh dunia, termasuk Premier League, sebetulnya melarang pergerakan apapun itu yang berbau politik dan SARA. Namun, menggemanya gerakan Black Lives Matter membuat mereka melunak.

Penghormatan untuk Medis

Relawan memasukkan peti mati berisi jenazah korban COVID-19 ke dalam van untuk dimakamkan, di halaman parkir Central Jamis Mosque Ghamkol Sharif di Birmingham, Inggris pada 24 April 2020. Masjid itu mengubah tempat parkirnya menjadi kamar mayat sementara untuk korban virus corona. (AP/Matt Dunham)

Selain mengenakan jersey khusus, seluruh klub juga akan menggelar momen hening selama satu menit untuk menghormati orang-orang yang meninggal dunia di masa pandemi COVID-19.

Pemain juga memakai emblem berbentuk hati sebagai apresiasi kepada seluruh tenaga medis yang berjuang di garda terdepan dalam memerangi virus corona.

Premier League akan kembali dilanjutkan mulai 17 Juni 2020 setelah sempat dihentikan selama tiga bulan akibat pandemi COVID-19. Liverpool memimpin klasemen sementara dan hanya butuh enam angka untuk mengamankan gelar.

Sumber: Express

Disadur dari: Liputan6.com (Harley Ikhsan, publihsed 12/6/2020)

Saksikan video pilihan berikut ini: