2 Gempa Getarkan Indonesia Jelang Tahun Baru Kamis 31 Desember 2020

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gempa pada hari ini, Kamis (31/12/2020) kembali menggetarkan Indonesia. Hingga pukul 19.15 WIB, ada dua lindu yang terjadi di Nusantara.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di laman resminya www.bmkg.go.id, gempa pertama kali pada hari ini terjadi sore tadi pukul 17:18:54 WIB.

Lindu tersebut getarkan wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan magnitudo 5,3.

"Episenter gempa berada di koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS) dan 122.31 Bujur Timur (BT)," tulis BMKG.

Gempa bumi ini dapat dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Maumere dengan skala III MMI, Ende II-III MMI, dan Waingapu II MMI.

Kemudian pada pukul 17:49:03 WIB, gempa terjadi di wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara atau Sumut.

Berikut dua gempa yang terjadi di Indonesia pada hari ini dihimpun Liputan6.com:

Sikka

Ilustrasi Gempa Bumi
Ilustrasi Gempa Bumi

Sore tadi pukul 17:18:54 WIB, gempa menggetarkan wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pusat gempa berada di laut 38 kilometer tenggara Maumere, Sikka. Lindu ini bermagnitudo 5,3 dengan kedalaman 115 kilometer.

Episenter gempa berada di koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS)-122.31 Bujur Timur (BT).

Gempa bumi ini dapat dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Maumere dengan skala III MMI, Ende II-III MMI, dan Waingapu II MMI.

Nias Selatan

ilustrasi gempa | pixabay.com
ilustrasi gempa | pixabay.com

Wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara atau Sumut juga tak lama kemudian digetarkan gempa. Lindu itu terjadi pada pukul 17:49:03 WIB.

Episenter gempa berada di koordinat 0.35 Lintang Utara (LU)-97.66 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di laut 30 kilometer barat daya Nias Selatan. Gempa ini bermagnitudo 5,1 dengan kedalaman 21 kilometer.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar

Infografis Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: