2 Hari Usai Libur Panjang, Anies: Belum Ada Kenaikan Kasus COVID-19

Dusep Malik, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memastikan setelah dua hari usai libur panjang akhir Oktober 2020 ini belum ada data kenaikan secara khusus terhadap kasus COVID-19.

"Kalau 1-2 hari ini belum ada yang khususnya," kata Anies di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 3 November 2020.

Anies menuturkan, saat ini sedang membahas perkembangan penanganan COVID-19 di Jakarta, memang untuk bisa mengetahui efek dari libur panjang diperlukan waktu beberapa hari ke depan.

"Sekarang hari kedua tapi yang pasti bahwa dilaporkan Dishub DKI bahwa kepadatan lalin meningkat sangat signifikan sejak Senin kemarin," ujarnya.

Anies pun memantau terus perkembangan gugus tugas di RT dan RW, dikoordinasi oleh para lurah memantau bila ada orang-orang yang memiliki keluhan maka akan dipandu untuk bisa segera ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan awal. "Jadi, itu untuk deteksinya," katanya.

Kedua, mengenai kapasitas ruang rawat inap isolasi itu saat ini di bawah 55 persen tingkat keterisiannya. Untuk ICU 58 persen tingkat keterisiannya.

"Tentu kita enggak berharap ini melonjak tapi bahwa kapasitasnya ada. Bahkan tempat-tempat isolasi hotel itu tingkat keterisiannya hanya 21 persen sekarang," ujarnya.

Maka, Anies bersyukur bahwa angkanya menurun. Harapannya nanti tidak meningkat tinggi, meski pernah mencapai lebih dari 60 persen. Saat ini hanya 21 persen.

"Jadi kita waspada dan kepada seluruh masyarakat tetap menggunakan masker dimanapun kapanpun dan tetap jaga jarak dan cuci tangan secara teratur," katanya.

Seperti diketahui, jumlah pasien COVID-19 masih tinggi, maka jangan lupakan 3M: memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19