2 Kabupaten di NTB Diterjang Banjir, 1 Jembatan Rusak Berat

·Bacaan 2 menit
Warga Tulungagung sudah hafal waktu banjir bandang akan melanda. (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dua kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Dompu, diterjang banjir. Akibatnya, satu jembatan di Kabupaten Lombok Barat mengalami rusak berat.

"Peristiwa ini terjadi setelah guyuran hujan yang lebat di dua kabupaten tersebut. Kejadian banjir berlangsung pada Jumat (12/11/2021), pukul 16.00 waktu setempat," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dikutip dari siaran pers, Sabtu (13/11/2021).

Menurut dia, banjir melanda Dusun Bengkang dan Pengantap yang berada di Desa Buwun, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Total ada 66 KK yang terdampak banjir setinggi 20 hingga 50 cm.

Abdul menyampaikan BPBD setempat telah menerjunkan personel tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan koordinasi dengan pihak desa dan kecamatan serta kaji cepat. Selain itu, TRC memberikan bantuan bagi warga terdampak berupa mi instan 20 dos, air mineral 10 dos, beras 100 kg, sabun batang 2 dos serta selimut 25 buah.

Dia meminta masyarakat Kecamatan Sekotong untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi banjir susulan. Pasalnya, wilayah Lombok Barat diprediksi akan kembali mengalami hujan intensitas ringan hingga lebat.

"Prakiraan cuaca dua hari ke depan menunjukkan peluang hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, khususnya pada 14 November 2021, sore hari," ujarnya.

Banjir Diperparah Tumpukan Sampah

Sementara itu, kata Abdul, banjir di wilayah Kabupaten Dompu, NTB, terjadi pada Kamis 11 November 2021 sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Banjir berlangsung setelah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang.

"Kondisi genangan diperparah dengan banyaknya tumpukan sampah serta sedimen di area aliran air sehingga ini mengakibatkan pada penyumbatan aliran," jelas dia.

Abduk menuturkan wilayah terdampak di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Dompu dan Woja. Sebanyak 454 KK pada dua kecamatan itu terdampak banjir dengan tinggi muka air berkisar 20 hingga 30 cm.

"BPBD Kabupaten Dompu juga mendistribusikan bantuan logistik berupa nasi bungkus, makanan siap saji dan paket kebersihan keluarga," tutur Abdul.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel