2 Kecelakaan di Tol Layang Japek Warnai Hari Pertama Cuti Bersama

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Lalu lintas kendaraan meninggalkan Jakarta via jalan tol meningkat 26,4 persen dari situasi normal pada hari pertama libur cuti bersama, Rabu 28 Oktober 2020. Mayoritas bergerak ke arah timur Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) atau Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, yakni sebesar 49,48 persen.

Pada saat terjadinya kenaikan volume lalu lintas, turut terjadi dua kali kecelakaan yang melibatkan sejumlah kendaraan di Jalan Tol Layang Japek.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, telah terjadi kecelakaan yang melibatkan 5 kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated pada pukul 13.05 WIB, tepatnya di Km 35 arah Cikampek.

General Manager Traffic PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Chandra Hutabarat menyatakan, berdasarkan observasi petugas Mobile Customer Service (MCS) di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya antisipasi pengendara.

"Ditengarai pengendara kendaraan pertama melakukan pengereman mendadak yang mengakibatkan kendaraan belakang kurang antisipasi dan tidak sempat menghindar sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan," terangnya, Rabu (28/10/2020).

Chandra melanjutkan, petugas MCS dan Derek Jasa Marga segera melakukan evakuasi kendaraan dan mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan yang terjadi.

"Pukul 14.50 WIB kendaraan terlibat sudah berhasil dievakuasi dan diamankan dari lokasi kejadian serta dilakukan pembersihan lajur untuk memastikan jalan tol aman untuk dilintasi," ujar Chandra.

Tidak terdapat korban akibat kedua kecelakaan tersebut, hanya kerugian material. Saat ini semua lajur sudah dapat dilalui dan kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar.

Selain itu, Chandra juga mengatakan, pada pagi harinya di ruas tol yang sama juga terjadi kecelakaan akibat faktor kurangnya antisipasi dalam berkendara.

"Tepat pukul 07.45 pagi tadi, terjadi kecelakaan serupa yang juga melibatkan enam kendaraan, tepatnya di Km 14 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated arah Cikampek. Sama dengan yang siang ini, tidak terdapat korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Dalam waktu kurang lebih satu jam, lalu lintas kembali lancar," paparnya.

Dia pun mengimbau pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.

"Pastikan pengendara dalam keadaan prima, tidak lelah ataupun mengantuk. Selain itu yang paling penting, patuhi kecepatan maksimal dan minimal di jalan tol ini, 60 km per jam dan 80 km per jam," pungkas Chandra.

147 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol pada 27 Oktober 2020

Antrean kendaraan melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Rabu (13/6). Pada H-2 Lebaran, kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek disebabkan karena penyempitan jalur, lantaran ada proyek pembangunan LRT dan Tol Elevated. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Antrean kendaraan melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Rabu (13/6). Pada H-2 Lebaran, kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek disebabkan karena penyempitan jalur, lantaran ada proyek pembangunan LRT dan Tol Elevated. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 147 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta via jalan tol sehari jelang masa cuti bersama, tepatnya pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), dan GT Cikampek Utama serta GT Kalihurip Utama (arah timur).

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyampaikan, total volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta ini naik 26,4 persen dibandingkan hari normal.

"Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 49,48 persen menuju arah timur, 28,38 persen menuju arah barat dan 22,14 persen menuju arah selatan," jelasnya, Rabu (28/10/2020).

Adapun rincian distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta pada Selasa (27/10/2020) adalah sebagai berikut:

Arah Timur:

- GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 41.143 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 63,6 persen dari lalu lintas normal.

- GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 32.058 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 38,5 persen dari lalu lintas normal.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 73.201 kendaraan, naik sebesar 51,6 persen dari lalu lintas normal.

Arah Barat:

Volume kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 41.984 kendaraan, naik sebesar 4,9 persen dari lalu lintas normal.

Arah Selatan:

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah selatan melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi sebanyak 32.763 kendaraan, naik sebesar 14,1 persen dari lalu lintas normal.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: