2 Letnan Pasukan Buaya Putih TNI Tajamkan Naluri Perang di Amerika

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ternyata bukan cuma pasukan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) yang datang ke Indonesia. Dua orang perwira andalan TNI Angkatan Darat juga dikirim ke Amerika Serikat (AS) untuk mengasah kemampuan tempurnya.

Dikutip VIVA Militer dari akun Instagram resmi Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih (Yonif Raider 323/BP), dua orang perwira andalannya dikirim ke Markas US Army 82nd Airborne Division, di Fort Bragg, North Carolina, AS.

Kedua perwira yang dikirim ke Amerika adalah Letnan Satu (Lettu) Inf Lukman Nurhuda dan Lettu Muhammad Fikri. Saat ini, Lukman menduduki posisi sebagai Komandan Kompi Senapan (Dankipan) A Yonif 323/BP. Sementara, Fikri menjabat sebagai Dankipan B Yonif 323/BP.

Keberangkatan dua perwira terbaik Yonif 323/BP tersebut untuk mengikuto Latihan Gabungan (Latgab) Garuda Airborne Tahun Anggaran (TA) 2021. Latgab Garuda Airborne sendiri adalah bagian dari Latgab Garuda Shield ke-15 yang diikuti oleh TNI Angkatan Darat dan US Army.

Selama berada di Negeri Paman Sam, Lukman dan Fikri akan mengikuti sejumlah materi latihan. Beberapa diantaranya adalah Air Assault Obstacle Course, Basic Airborne Refresher (BAR), latihan fisik (Phsycal Training, Static Line Jump, dan Wing Exchange.

Perlu diketahui, Yonif Raider 323/Buaya Putih adalah salah satu satuan elite andalan TNI Angkatan Darat, yang berada di bawah Brigade Infanteri 13/Galuh (Brigif 13/Galuh), Divisi Infanteri 1 Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Divif 1/Kostrad).

Berdiri pada 15 November 1950, Yonif Raider 323/BP memiliki pengalaman tempur di sejumlah palagan. Beberapa diantaranya adalah Operasi Penumpasan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Operasi Penumpasan Gerakan 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI), hingga Operasi Penumpasan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel