2 Mahasiswa di Banda Aceh Timbun 2.000 Liter Solar, Digerebek saat Gunakan Sabu-Sabu

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menangkap dua penimbun BBM solar bersubsidi di Desa Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (21/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya disergap saat menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

"Saat digerebek ternyata kedua tersangka juga sedang pakai narkoba jenis sabu-sabu," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha, Senin (23/5).

Kasus ini terungkap seusai petugas memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan penimbunan BBM solar. Mereka kemudian bergerak ke lokasi, tepatnya di sebuah rumah kos di Desa Lamdingin.

Ryan menyebut, kedua pelaku masih berstatus mahasiswa, masing-masing inisial MJ (26), warga Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, dan RD (30) warga Kecamatan Langsa Baru, Kota Langsa.

Amankan Truk Berisi Solar

Petugas mengamankan satu mobil truk berisi BBM solar subsidi sebanyak 2.000 liter, satu mobil double cabin dengan nomor polisi BL 8013 AG, dan mesin pompa sebagai penyedot.

Dari pengakuan awal tersangka, mobil double cabin digunakan untuk mengumpulkan BBM subsidi, lalu dimasukkan ke mobil truk yang telah dimodifikasi sebagai bak penampung minyak.

Saat penggeledahan, polisi juga menemukan satu paket sabu-sabu beserta alat isap (bong) dan kaca pirek. "Mereka mengakui telah menggunakan barang haram tersebut," ujar Ryan.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel