2 Mesin Penghancur dan Penggali Kuburan Barcelona

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Bayern Munich tampil mengerikan saat menghajar Barcelona 8-2 di perempatfinal Liga Champions yang digelar di Estadio Da Luz, Portugal, Sabtu dini hari WIB, 15 Agustus 2020.

Thomas Muller dinobatkan sebagai man of the match. Bukan tanpa alasan, dia membuat dua gol ke gawang Barcelona, masing-masing pada menit ke-4 dan ke-31.

Mueller memang tampil sempurna. Melansir Opta, selain mencetak dua gol, ia membuat 47 sentuhan bola, 2 shots on target, 1 assist.

Dua gol ke gawang Barcelona membuat Mueller kini telah mencetak 23 gol di babak sistem gugur Liga Champions, terbanyak ketiga di belakang Cristiano Ronaldo (67) dan Lionel Messi (47).

Selain itu, Mueller juga mencetak rekor lainnya yakni telah mencetak enam gol dalam lima penampilan melawan Barcelona di Liga Champions.

Empat gol sebelumnya bisa dilesakkan Mueller pada musim 2012/2013 dan 2014/2015. Pemain asal Jerman itu menjadi yang pertama bisa membobol gawang Barcelona setengah lusin.

Ia melewati catatan Andriy Shevchenko, yang baru bisa menjebol gawang Barcelona lima kali di Liga Champions.
Berikutnya, Mueller menjadi pemain Jerman yang mencatatkan penampilan terbanyak di Liga Champions (114 pertandingan).

Pelatih Bayern, Hans-Dieter Flick mengatakan, Mueller memang tampil sempurna pada laga itu dan patut dinobatkan sebagai man of the match.

"Dia layak mendapatkannya. Dia adalah yang mengontrol tekanan kami, tapi saya juga harus memuji kinerja seluruh tim yang bisa menjaga intensitas itu selama 90 menit," kata Flick situs resmi UEFA.

Selain Mueller pemain Bayern yang menjadi mimpi buruk Barcelona adalah Robert Lewandowski. Penyerang Polandia tersebut mencetak satu gol ke gawang Ter Stegen dan melengkapi golnya menjadi 50 di Liga Champions.

Lewandowski juga menjadi pemain pertama dalam sejarah Bayern yang mencetak gol dalam delapan pertandingan berturut-turut di Liga Champions, menyalip tujuh pertandingan Juergen Klinsmann pada tahun 1996.

Baca Juga:

9 Fakta Mengerikan Bayern Munich Setelah Hancurkan Barcelona
Pique Akui Barcelona Memalukan Saat Digulung Bayern
Kerajaan 15 Tahun Messi Ronaldo di Liga Champions Dihabisi Bayern