2 Pasien Positif Covid-19 Cilacap Terbaru Terkait dengan Klaster Bandung

Liputan6.com, Cilacap - Dua pasien dalam perawatan (PDP) virus Corona Covid-19 Kabupaten Cilacap terkonfirmasi positif. Itu berarti, terkini ada empat pasien positif di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah ini.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengumumkan kepastian dua kasus positif itu Covid-19 itu pada Minggu malam, 5 April 2020.

 

Tatto mengatakan PDP pertama adalah seorang lelaki berusia 63 tahun, yang beralamat di Kecamatan Adipala, Cilacap. Adapun PDP positif Covid-19 kedua yakni, lelaki berusia 71 tahun, yang beralamat di Kecamatan Majenang.

Meski berasal dari kecamatan berbeda dan berjarak cukup jauh satu sama lain, ternyata kedua pasien positif Covid-19 ini memiliki riwayat perjalanan yang sama, yakni dari Lembang, Bandung.

Diketahui, klaster Lembang, Bandung yang selanjutnya hanya disebut sebagai klaster Bandung telah menyebabkan ratusan orang terpapar virus Corona Covid-19, hanya dari sebuah acara di tempat itu.

“Pasien ini sempat melakukan perjalanan ke Lembang, Bandung,” ucap bupati, dalam tayangan video.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Jumlah ODP dan PDP Covid-19 Cilacap

Kedua pasien positif Corona Covid-19 ini kini dirawat di salah satu rumah sakit di Purwokerto. Bupati menyebut, keduanya dalam kondisi sehat.

Tatto menyatakan, Gugus Tugas Covid-19 Cilacap akan melakukan contact tracing atau penelusaran interaksi kedua pasien terkonfirmasi positif ini. Hal itu dilakukan untuk memutus penularan Covid-19.

Pada Minggu, 5 April 2020, Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Cilacap sebanyak 1.067 orang, dengan rincian 140 orang sudah selesai pemantauan dan dinyatakan sehat, sedangkan 27 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan PDP berjumlah 46 orang, dengan rincian 15 orang sudah dinyatakan negatif. Sebanyak 31 orang lainnya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak empat orang dengan rincian tiga dalam perawatan dan satu meninggal,” jelasnya.

Tatto mengimbau agar masyarakat tidak panik, tetap tenang namun tetap waspada serta mematuhi segala imbauan dan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Kami mengimbau agar warga Cilacap yang dari luar Cilacap untuk menunda mudik ke Cilacap,” kata Tatto.

RSUD Banyumas, rumah sakit yang ditunjuk pemerintah untuk penanganan suspect virus Corona. (Foto: Liputan6.com/Rudal Afgani Dirgantara)