2 Pelajaran Berharga PSIS Semarang yang Bisa Memberikan Kekuatan dalam Lawatan ke Kandang Arema FC di BRI Liga 1

Bola.com, Malang - PSIS Semarang akan bertandang ke markas Arema FC pada gelaran pekan kedua BRI Liga 1 2022/2023. Laga ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (29/07/2022) malam WIB mendatang.

Kedua tim sangat mengincar kemenangan di laga ini. Sebab, di laga pekan pertama baik Arema FC maupun PSIS sama-sama meraih hasil yang kurang menyenangkan.

Singo Edan-julukan Arema FC kalah telak 0-3 saat bertandang ke markas Borneo FC. Di sisi lain, PSIS Semarang hanya bisa meraih hasil imbang di kandang sendiri dengan skor 1-1 dari RANS Nusantara FC.

Kedua tim sebenarnya belum lama ini bertemu di ajang semifinal Piala Presiden 2022. Keduanya berjumpa di babak semifinal yang berlangsung dalam dua leg.

 

Kekalahan PSIS di Piala Presiden 2022

Striker Arema Abel Carama ditempek ketat bek PSIS, Alie Sesay pada laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 hari Senin (11/07/2022). (Iwan Setiawan/Bola.com)
Striker Arema Abel Carama ditempek ketat bek PSIS, Alie Sesay pada laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 hari Senin (11/07/2022). (Iwan Setiawan/Bola.com)

PSIS Semarang kalah dalam dua leg itu. Arema FC yang berhasil melaju ke final pada akhirnya mendapatkan gelar juara Piala Presiden 2022.

PSIS Semarang tentu tak mau mengulangi kegagalan itu. Mereka bisa memperhatikan dua hal di bawah ini jika tak mau mendapatkan hasil minor serupa.

 

1. Cari Alternatif Jika Fortes Belum Maksimal

Tiga pemain anyar PSIS Semarang langsung moncer dengan mencetak gol dalam kemenangan 6-1 atas Persita Tangerang dalam laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (13/6/2022). Ketiganya adalah Carlos Fortes yang menyumbang 2 gol, serta Taisei Marukawa dan Oktafianus Fernando masing-masing mencetak 1 gol. (Bola.com/Arief Bagus)
Tiga pemain anyar PSIS Semarang langsung moncer dengan mencetak gol dalam kemenangan 6-1 atas Persita Tangerang dalam laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (13/6/2022). Ketiganya adalah Carlos Fortes yang menyumbang 2 gol, serta Taisei Marukawa dan Oktafianus Fernando masing-masing mencetak 1 gol. (Bola.com/Arief Bagus)

Pada laga semifinal Piala Presiden 2022 lalu, PSIS kalah 0-2 di kandang sendiri. Sementara di kandang Arema, Mahesa Jenar juga kalah 1-2.

Salah satu faktor yang membuat PSIS kalah adalah cedernya sang penyerang utama, Carlos Fortes. Pemain berusia 27 tahun itu mengalami cedera pada leg pertama.

Absennya Fortes saat itu sangat mempengaruhi kekuatan PSIS. Sergio Alexandre perlu meramu strategi baru untuk menyiasati absennya Fortes atau ketika pemain asal Portugal ini tidak tampil dengan maksimal.

Fortes sendiri sudah sembuh dari cedera hamstring. Ia ikut serta dalam rombongan skuad PSIS menuju Malang. Namun, tidak ada jaminan Fortes akan langsung on fire seperti biasanya.

 

2. Lini Pertahanan Harus Solid

<p>Pemain PSIS Semarang, Carlos Fortes (depan) melakukan selebrasi sambil menggendong rekan-rekannya usai mencetak gol kelima timnya ke gawang Persita Tangerang dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2022 antara PSIS Semarang menghadapi Persita Tengerang di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/6/2022). (Bola.com/Arief Bagus)</p>

Pemain PSIS Semarang, Carlos Fortes (depan) melakukan selebrasi sambil menggendong rekan-rekannya usai mencetak gol kelima timnya ke gawang Persita Tangerang dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2022 antara PSIS Semarang menghadapi Persita Tengerang di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/6/2022). (Bola.com/Arief Bagus)

Lini pertahanan menjadi salah satu titik lemah PSIS Semarang sejauh ini. Hal itu sangat terlihat di babak semifinal Piala Presiden 2022 lalu.

Saat itu, gawang PSIS kebobolan empat kali dalam dua leg. Para pemain pertahanan PSIS kerap kehilangan fokus, terutama dalam menghadapi situasi serangan balik.

Selain itu, posisi penjaga gawang tetap menjadi titik lemah PSIS. Ray Redondo yang selama ini menjadi kiper inti penampilannya belum meyakinkan.

Kedatangan Wahyu Tri Nugroho juga belum bisa memberikan ketenangan. Apalagi dengan penampilan biasa saja kiper 35 tahun itu bersama Persis Solo di Liga 2 musim lalu.

Yuk Lihat Kontestan BRI Liga 1 2022/2023

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel