2 Pengelola Kafe Jakarta Minta Maaf ke SCM usai Gelar Nobar Liga Inggris Tanpa Izin

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua pengelola kafe di Jakarta menempuh jalur damai kepada Grup SCM lantaran menggelar acara menonton bareng Liga Inggris ilegal. Seperti diketahui, hak siar Premier League dan Piala Dunia 2022 secara eksklusif dipegang oleh Grup SCM.

Sementara untuk acara nobar, SCM menunjuk PT Indonesia Entertainmen Grup (IEG) sebagai mitra kegiatan nobar di seluruh wilayah Indonesia. Maka pihak IEG berhak melakukan kegiatan sosialisasi, pemasaran, dan pengawasan izin penyelenggaraan kegiatan nonton bareng tayangan Piala Dunia 2022 dan Liga Inggris di Indonesia.

Selain itu, IEG juga berhak menunjuk mitra dalam pelaksanaan kegiatan nobar untuk dua event ini. Dalam konteks hak pengawasan di atas, IEG sudah melakukan screening terhadap pihak-pihak atau venue-venue yang mengadakan nonton bersama tanpa seizin SCM Group. IEG juga telah mengimbau agar mereka bersedia melakukan kerja sama dengan pemilik hak siar resmi.

Meski demikian, masih ada venue yang 'membandel' dan tetap menggelar acara nonton bareng tanpa seizin Grup SCM. Dua di antaranya akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi.

Salah satunya, kafe yang terletak di Cipinang, Cempedak, Jakarta Timur. Permintaan maaf disampaikan manajernya, Rizky Fauzan di hadapan pengacara SCM, K&K Lawyers, Kamis (3/11).

"Saya mewakili perusahaan dalam menyampaikan permohonan maaf kepada SCM Group dikarenakan telah melakukan kegiatan nobar tanpa hak dan tanpa izin dari SCM Group," kata Rizky.

pengelola kafe di jakarta gelar nobar liga inggris tanpa izin
pengelola kafe di jakarta gelar nobar liga inggris tanpa izin

Dokumen IEG

Hal senada juga disampaikan oleh pengelola kafe lainnya di Jakarta Selatan. Melalui manajernya, Rifa Safitri, mereka juga menyampaikan permintaan maaf telah menggelar nobar tanpa izin.

"Kami meminta maaf sebesar besarnya kepada PT Surya Citra televisi, PT VIDIO DOT COM dan PT MEDIATAMA TELEVISI, atau SCM Group karena telah mengadakan acara nonton bersama pertandingan sepak bola Liga Inggris tanpa ijin dari para pemegang lisensi," ujar Rifa.

Aturan Penggunaan Pribadi

Pada kesempatan yang sama, SCM melalui GM Business Development & Content IEG Belafonti menyampaikan, segala bentuk tayangan dari Liga Inggris maupun Piala Dunia 2022 yang ditayangkan melalui Official Broadcaster hanya terbatas untuk penggunaan pribadi.

Menurut dia, penayangannya untuk kepentingan apa pun, khususnya untuk komersial, dilarang kecuali telah mendapat izin secara resmi dan tertulis terlebih dahulu dari pihak SCM Group atau dari IEG.

"Kami pun memberitahukan kepada khalayak umum untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi melanggar hak-hak Grup SCM di atas,” ujar Belafonti dalam rilis yang diterima Liputan6.com. [gil]