2 Penjambret Spesialis Bajaj Ditangkap Polisi di Radio Dalam

Liputan6.com, Jakarta : Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membekuk 2 penjambret di kawasan Jakarta Selatan. Tak tanggung-tanggung, kedua penjambret berinisial MT (37) dan S (35) sudah 4 kali menjambret sepanjang November hingga Desember 2012.

Aksi terakhir yang dilakukan keduanya terjadi di persimpangan lampu lalu lintas Gandaria arah Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2012) lalu. Aksi kelima kalinya ini terendus polisi. Keduanya pun ditangkap di Jalan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2012).

"Terakhir mereka beraksi di Gandaria dengan menjambret seorang PNS Polri berinisial FS sekitar pukul 15.30 WIB, yang sedang naik Bajaj. Sempat terjadi tarik-menarik tas, namun tersangka berhasil merampas tas beserta isinya. Korban pun kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi," kata Kepala Satuan Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Hermawan.

Dari laporan itu, polisi langsung mendalami kasus penjambretan itu. Selang beberapa hari kemudian, polisi juga berhasil mengendus keberadaan dua tersangka itu. "Satu tersangka terpaksa kita tembak kakinya karena berusaha kabur," ucap Hermawan.

Menurutnya, 2 tersangka ini merupakan jambret spesialis Bajaj. Dari semua aksi kejahatannya itu dilakukan dengan mengincar para korbannya yang sedang naik Bajaj. "Mereka selalu beraksi di Jakarta Selatan. Di sekitar Pondok Indah, Gandaria City, dan Pasar Burung Barito," ujar dia.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, yakni sebuah sepeda motor Suzuki warna hitam B 3539 TNT, sebuah telepon seluler, dan uang tunai Rp 7 juta. Atas perbuatannya itu, MT maupun S, kata Hermawan, akan dikenakan dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. "Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara," ucapnya. (Frd)