2 Ribu Warga Pasar Kemis Masih Bertahan di Posko Pengungsian

Agus Rahmat, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 2 ribu jiwa yang berada di Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, masih bertahan di posko-posko pengungsian, karena pemukiman mereka masih mengalami banjir.

Sejumlah posko pengungsian baik itu di masjid hingga balai warga atau RW, masih dihuni warga yang mengungsi, Selasa 23 Februari 2021.

Ketua Taruna Siaga Bencana atau Tagana Kabupaten Tangerang, Ending mengatakan, warga terpaksa bertahan di posko pengungsian karena banjir yang masih merendam rumah mereka dengan ketinggian mulai 30 hingga 120 sentimeter.

Baca juga: Polisi Sebut Penahanan Fredy Kusnadi Sudah Sesuai Prosedur

"Banjir memang berangsur surut dibanding dari hari-hari sebelumnya, tapi masih cukup tinggi, makanya masih ada warga yang bertahan di posko," katanya.

Petugas dari berbagai instansi juga masih bersiaga di kawasan setempat. Begitu juga dengan bantuan, dimana pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencukupi kebutuhan korban banjir.

"Pasokan logistik dari dapur-dapur umum yang didirikan masih mencukupi kebutuhan pangan para pengungsi," ujarnya.

Sementara itu, Camat Pasar Kemis H.Chaidir mengatakan, untuk saat ini dari 12 RW yang terdampak banjir, memang masih terdapat 4 RW lainnya yang terendam banjir.

"Masih ada 4 RW yang terendam banjir, yakni 4 RW 07, RW 20, RW 15 dan RW 17, dikarenakan posisi pemukiman mereka berada di dekat danau dan Sungai Cirarab," jelasnya.

Terhadap situasi ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bisa memasang pompa air, agar banjir yang merendam rumah warga bisa segera surut.

"Kami sudah koordinasi, kami minta adanya pompa air, dan semoga ini cepat terealisasi, supaya warga juga bisa kembali ke rumah," katanya.