2 Ruang Kelas SD Otista Kota Bogor Ambruk di Siang Bolong

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Depok - Bangunan ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Otista, Kota Bogor, Jawa Barat, ambruk, Kamis (16/9/2021). Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena seluruh siswa masih melakukan pembelajaran jarak jauh atau daring.

Atma Firdaus (63) penjaga sekolah menuturkan insiden ambruknya atap dua bangunan kelas VI terjadi pada pukul 11.48 WIB, tepat saat berkumandang adzan zuhur.

"Saya lagi di ruang UKS (unit kesehatan sekolah) tiba-tiba denger suara bangunan ambruk, keras sekali suaranya," kata Atma ditemui di lokasi.

Atma kemudian berlari keluar dari ruang UKS untuk mencari tahu asal suara itu. Setelah tiba di depan pintu, ia melihat atap dua ruang kelas yang biasa digunakan siswa kelas VI ambruk.

"Padahal enggak ada angin kencang, cuaca juga siang tadi sangat terik," tutur Atma

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Sudah Ajukan Anggaran Perbaikan

2 Ruang kelas SD Otista Kota Bogor ambruk. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
2 Ruang kelas SD Otista Kota Bogor ambruk. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Plt Kepsek SDN Otista Kota Bogor, Siti Meisyafah mengatakan, penyebab ambruknya dua ruang kelas itu karena atap bangunan yang keropos. Apalagi Kota Bogor beberapa hari belakangan ini sempat diguyur hujan deras. Hal tersebut membuat dua lokal kelas ambruk, dua ruangan lainnya juga berpotensi roboh.

"Karena tidak layak, jadi beberapa hari sebelum kejadian barang-barang kita pindahin. Eh ternyata benar kejadian, ambruk. Dua ruangan lainnya juga sudah terlihat keropos," kata dia.

Kerusakan pada atap dua bangunan sekolah itu sebenarnya sudah terlihat sejak setahun terakhir dan pihak sekolah juga sudah mengajukan anggaran untuk perbaikan.Namun demikian, pengajuan anggaran itu sampai saat ini belum terealisasi sehingga perbaikan urung dilakukan.

"Mungkin karena pandemi jadi anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19," kata dia.

Sementara itu, petugas dari BPBD Kota Bogor sampai saat ini terlihat masih sibuk membersihkan puing-puing reruntuhan atap bangunan SDN Otista.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel