2 Wasit Italia Kena Hukuman karena Pemalsuan Data

·Bacaan 1 menit

VIVA – 2 wasit asal Italia mendapat hukuman karena melakukan pemalsuan data. Mereka adalah Federico La Penna dan Fabrizio Pasqua.

La Penna mendapat hukuman 13 bulan larangan memimpin. Sedangkan Pasqua lebih lama, karena hukumannya 16 bulan.

Mengutip Football Italia, kedua wasit tersebut melakukan pemalsuan data tanda terima keuangan yang mereka serahkan. Ditemukan ada perbedaan jumlah.

Dengan adanya kasus ini, La Penna dan Pasqua dianggap telah melakukan penipuan. Mereka telah mengelembungkan dana sehingga bisa dapat uang lebih.

Asosiasi Wasit Italia yang melakukan penyelidikan langsung memutus hukuman. La Pena dan Pasqua terbukti melakukan praktik curang.

Hukuman ini masih bisa dibanding oleh kedua wasit tersebut. Tapi menurut Football Italia, jika upaya mereka ditolak, maka karier wasit ke depannya bakal hancur.

Sebelum berita ini muncul, Pasqua sempat jadi sorotan. Karena dia menjadi pemimpin kontroversial dalam pertandingan Napoli vs AC Milan.

Ketika itu Milan bertandang ke markas Napoli. Kemudian dia kalah dengan skor 0-1. Ketika itu Milan dianggap layak mendapat hadiah penalti karena Theo Hernandez dilanggar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel