20 Macam Sambal dari Penjuru Nusantara yang Wajib Dicoba, Ketahui Resepnya

·Bacaan 9 menit

Liputan6.com, Jakarta Macam sambal Nusantara bisa dibilang cukup beragam. Hampir setiap daerah di Indonesia, memiliki resep sambal dengan ciri khas yang berbeda-beda. Sambal, menjadi salah satu pelengkap makanan yang banyak digemari oleh masyarakat. Apapun jenis makanannya, sambal selalu dicari guna melengkapi hidangan.

Saat traveling atau tinggal di luar negeri pun, sambal kemasan selalu menjadi makanan yang wajib dibawa. Ibarat kata, orang Indonesia tidak bisa hidup tanpa sambal. Ternyata, kebiasaan makan sambal ini tidak terjadi begitu saja. Dengan kegemaran orang Indonesia yang satu ini sudah berlangsung sejak lama.

Indonesia sendiri punya banyak macam sambal khas dari berbagai daerah. Tak sekadar pedas, tapi masing-masing sambal tersebut punya citarasa khas tersendiri. Buat Anda yang mengaku pecinta pedas, berikut ini macam sambal Nusatara yang banyak wajib dicoba yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (6/7/2021).

Macam-macam Sambal di Nusantara

Ilustrasi sambal bajak.(iStockphoto)
Ilustrasi sambal bajak.(iStockphoto)

1. Sambal Bajak

Macam sambal yang satu ini paling mudah ditemukan di daerah Jawa Timur atau Jawa Tengah. Biasanya sambal bajak selalu disediakan dengan cuma-cuma di warung makan. Meski menggunakan kata ‘bajak’, macam sambal ini tidak ada hubungannya dengan bajak laut. Banyak yang mengatakan, nama tersebut diberikan karena sambal ini dulunya menjadi menu yang disajikan oleh istri-istri para petani yang sedang membajak sawah. Karakter sambal bajak lekat dengan rasa pedas dan manis. Warnanya merah pekat karena menggunakan banyak cabai merah besar dan cabai keriting. Bisa dikatakan, sambal ini ramah di perut kalian yang tidak terlalu suka sambal. Selain karena rasanya tidak terlalu pedas, sambal bajak selalu disajikan dalam kondisi matang dan sudah ditumis.

2. Sambal Terasi

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal terasi. Tidak semua orang suka dengan jenis sambal yang satu ini. Aroma sambal terasi memang tidak terlalu sedap untuk sebagian orang. Tapi buat kalian yang suka sekali dengan terasi, sambal ini tentu menjadi pelengkap yang tidak boleh ketinggalan. Sesuai dengan namanya, bahan utama dari sambal ini adalah terasi. Terasi sendiri dibuat dari campuran garam, nasi, dan udang rebon yang difermentasikan, kemudian ditumbuk dan dibentuk menjadi kotak-kotak. Saat diolah menjadi sambal, terasi akan diuleg bersama cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula Jawa, dan tambahan tomat agar rasanya makin segar.

3. Sambal Matah

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal matah. Sambal matah termasuk ke dalam sambal iris, untuk membuatnya semua bahan hanya perlu diiri-iris. Sambal matah ini khas dari Bali. Rasa pedas dari sambal matah sangat terasa, sebab sambal ini tidak dimasak melainkan mentah atau matah dalam bahasa Bali. Cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, daun jeruk limau, garam dan minyak dicampur menjadi satu untuk membuat sambal matah khas Bali ini.

4. Sambal Dabu-Dabu

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal dabu-dabu. Sambal dabu-dabu khas Manado juga tidak bisa dilewatkan. Penampilannya tidak jauh beda dengan sambal matah karena sambal ini terdiri dari berbagai bahan yang dipotong-potong. Bedanya, sambal dabu-dabu ini tidak menggunakan batang serai, terasi, daun jeruk, dan bawang putih. Bahan utamanya adalah tomat, cabai rawit merah, bawang merah, garam, batang daun bawang, dan jeruk nipis. Sambal dabu-dabu ini biasanya dihidangkan dengan cara disiram ke atas masakan seperti ikan, ayam, atau daging sapi.

5. Sambal Roa

Manado terkenal dengan deretan makanan yang super pedas. Salah satu makanan terfavorit dari Manado adalah sambal roa. Beda dari sambal yang lain, ada yang spesial dari macam sambal ini, yaitu keberadaan ikan roa di dalamnya yang menambah cita rasa gurih luar biasa. Ikan roa yang istimewa ini sebenarnya merupakan jenis ikan terbang dengan bentuk mulut yang lancip dan panjang. Ikan roa ini biasanya dijual dalam bentuk yang sudah diasap. Ikan roa menjadi makanan khas Manado karena tidak banyak ditemukan di daerah lain, kecuali di perairan Sulawesi. Nah, untuk membuat sambal roa, ikan roa asap biasanya akan dihaluskan dengan bumbu rempah, tomat, dan cabai. Saking terkenalnya, sambal ini kini banyak dijual dalam bentuk botolan dan bisa didapatkan di seluruh Nusantara.

Macam-macam Sambal di Nusantara

sambal ijo (iStockphoto)
sambal ijo (iStockphoto)

6. Sambal Ijo

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal ijo. Sambal pada umumnya memiliki warna merah yang mengunggah selera. Namun, sambal satu ini justru berbeda karena warnanya adalah hijau. Sambal ini berasal dari Padang, kata ijo adalah bahasa lokal yang merujuk kepada warna sambal, yaitu hijau. Bahan utama untuk membuat sambal ini adalah cabai hijau sehingga warna sambal pun sesuai dengan warna cabai yang dipakai. Racikannya sendiri terdiri dari cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat hijau. Rasa yang bisa kamu dapatkan dari sambal ijo adalah rasa gurih serta berminyak. Jika masih asing dengan sambal satu ini, kamu bisa sering menemukannya di rumah makan Padang.

7. Sambal Andaliman

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal andaliman. Sambal ini berasal dari tanah Batak,Tapanuli, Sumatera Utara. Bahan utama dari sambal ini adalah andaliman. Andaliman adalah bumbu berbentuk buah-buah kecil mirip merica segar. Jika dimakan, andaliman akan meninggalkan rasa getir pedas di lidah. Rasa ini yang menjadi ciri khas dan keunikan sambal andaliman.

8. Sambal Bawang

Kalau mencari sambal yang mudah dibuat di rumah, sambal bawang adalah jawabannya. Bahan-bahannya mudah ditemukan, yaitu cabai rawit, bawang putih, bawang merah, garam, gula pasir, dan terasi. Semua bahan tersebut diuleg sampai halus, lalu ditumis. Rasa sambal bawang ini terkenal sangat pedas dan mampu memuaskan selera kalian para penyuka makanan pedas.

9. Sambal Dadak

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal dadak. Sambal dadak biasanya akan kalian temukan di rumah makan Sunda. Sambal super pedas ini paling cocok dihidangkan bersama nasi tutug oncom, ayam goreng, atau lalapan. Tak sulit untuk membuat jenis sambal ini karena kalian hanya memerlukan cabai merah besar, cabai rawit merah, terasi bakar, bawang merah, tomat, gula merah, garam, dan perasan jeruk limau. Semua bahan tersebut kemudian diuleg, tapi jangan sampai terlalu halus agar sensasi pedasnya makin berasa.

10. Sambal Tomat

Kalau kalian tidak terlalu suka pedas dan tidak berselera mencium bau terasi, kalian bisa mencicipi sambal tomat. Jenis sambal ini banyak disajikan di daerah Pulau Jawa. Bahan utamanya sudah pasti tomat, sehingga rasanya tidak terlalu pedas. Tekstur sambal tomat biasanya cenderung cair karena adanya air yang berasal dari tomat itu sendiri. Rasanya cukup segar dan ada sensasi asam manis. Sedap banget saat dinikmati dengan nasi hangat dan lauk pauk pelengkap.

Macam-macam Sambal di Nusantara

Ilustrasi Sambal Tempoyak. (FOTO: Vidio.com)
Ilustrasi Sambal Tempoyak. (FOTO: Vidio.com)

11. Sambal Mangga

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal mangga. Sambal ini unik dengan rasa yang segar. Pada racikan sambal ditambahkan buah mangga muda yang memberikan rasa sedikit kecut segar yang khas pada sambal. Selain itu, mangga muda juga memberikan tekstur kedalam hidangan sambal yang pedas. Sambal ini paling nikmat disajikan bersama makanan berlemak karena menyegarkan. Saat musim mangga tiba, sambal satu ini cocok dibuat di rumah.

12. Sambal Tempoyak

Macam sambal yang satu ini cukup jarang ditemukan di Pulau Jawa, tapi namanya populer di Sumatera Selatan atau Jambi. Keunikan sambal tempoyak terletak pada campuran buah durian di dalamnya.

Jangan salah, durian yang digunakan untuk sambal ini bukan durian yang biasanya kita makan, tapi durian fermentasi yang disebut juga dengan nama tempoyak. Nah, untuk membuat sambal tempoyak, kalian akan memerlukan cabai merah, cabai rawit, kunyit, ikan teri atau ikan belibis, gula, garam, dan pastinya tempoyak.

13. Sambal Colo-Colo

Sambal colo-colo juga berasal dari daerah timur Indonesia, yaitu Maluku. Sambal ini mirip dengan sambal dabu-dabu yang terdiri dari cabai, bawang merah, tomat, air jeruk nipis, garam, gula dan kecap. Cara membuatnya praktis, semua bahan hanya diiris-iris tidak perlu diulek atau dihaluskan. Penyajiannya pun sama dengan dabu-dabu yang sering disajikan untuk hidangan seafood dan ikan.

14. Sambal Rica-Rica

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal rica-rica. Sambal rica-rica juga berasal dari Manado. Sambal ini adalah sambal yang bisa dicampurkan ke dalam aneka masakan. Rasa sambal ini tergolong pedas sesuai dengan cita rasa khas masakan Manado yang dominan pedas. Sambal rica-rica dikatakan juga sebagai sambal goreng karena proses memasak sambal ini menggunakan teknik menggoreng. Tidak hanya bercita rasa pedas, sambal rica-rica juga punya harum yang menggugah selera karena pada campuran sambal cabai merah ditambahkan daun jeruk, air jeruk nipis, jahe dan serai.

15. Sambal Pecel

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal pecel. Buat yang sudah pernah ke daerah Jawa Timur pasti tidak asing dengan menu pecel. Makanan yang berasal dari Jawa Timur ini terdiri dari beragam sayuran yang dikukus, tahu, dan tempe goreng. Kemudian, bahan-bahan tersebut disiram dengan sambal pecel yang terbuat dari kacang tanah yang dihaluskan, gula merah, cabai merah, asam Jawa, bawang putih, daun jeruk, dan garam.

Macam-macam Sambal di Nusantara

Ilustrasi sambal tumpang. (iStockphoto)
Ilustrasi sambal tumpang. (iStockphoto)

16. Sambal Tumpang

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal tumpang. Sambal tumpang berbahan dasar sambal yang ditambah dengan tempe bosok. Tempe bosok memiliki arti tempe yang hampir busuk. Sambal tumpang terkenal di daerah Jawa Timur. Sambal tumpang bisa dibilang bahwa penampakannya tidak umum seperti sambal. Sambal ini lebih terlihat seperti hidangan berkuah kental. Rasa dari sambal tumpang agak asam dan berbau semangit atau aroma asap khas tempe bosok.

17. Sambal Kandas

Beralih ke Pulau Kalimantan, suku Dayak punya sambal kandas yang menjadi andalan mereka. Wangi macam sambal ini sangat harum. Wajar saja, sambal kandas menggunakan batang serai yang cukup banyak. Serai ini kemudian diiris tipis, dan diulek bersama cabai rawit, bawang merah, terasi bakar, garam, dan penyedap rasa. Jika sudah tercampur, kemudian suwiran ikan bakar atau ikan goreng bisa dimasukkan dan diaduk sampai rata. Sambal ini terasa nikmat meski hanya disantap dengan nasi hangat.

18. Sambal Gandaria

Buah gandaria ini ternyata adalah buah ikonik dari Jawa Barat yang kemudian menyebar ke seluruh Nusantara. Penampilan buah gandaria ini sekilas mirip dengan mangga, tapi hadir dalam ukuran mungil, dan rasanya kecut manis. Siapa sangka, buah gandaria ini juga cocok dimakan bersama sambal. Resepnya sangat praktis, kalian hanya perlu menyiapkan cabai merah keriting, terasi, gula, dan garam. Semua bahan tersebut bisa diuleg sampai halus, lalu ditambahkan buah gandaria yang sudah dipotong.

19. Sambal Plecing

Sambal ini adalah sambal khas dari Lombok. Sambal plecing bisa dibilang sama seperti sambal terasi karena menambahkan terasi ke dalam racikannya. Namun, untuk rasanya ada rasa terasi khas tersendiri. Sambal ini paling sering disajikan ke dalam hidangan plecing kangkung. Di dalam racikannya juga ditambahkan tomat dan air jeruk nipis sehingga sambal ini sedikit berair.

20. Sambal Embe

Macam sambal di Nusantara yang lainnya adalah sambal embe. Sambal embe juga merupakan sambal yang berasal dari Bali. Sambal embe atau mbe terbuat dari bahan baku utamanya berupa cabai, bawang merah dan terasi. Semua bahan sambal embe diolah hanya dengan diiris-iris dan ditumis hingga matang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel