20 Orang Terpapar Covid-19, Satu RT di Cilincing Terapkan Lockdown

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kawasan RT 01, RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara menerapkan penguncian wilayah secara mikro (micro lockdown) setelah 20 warganya terindikasi positif Covid-19, dan satu orang di antaranya meninggal dunia.

"Diadakan lockdown. Ditutup, jadi warga RT 01 tidak boleh keluar (lingkungannya)," ujar Ketua RW 04 Semper Barat, Muhammad Roji dikutip dari Antara, Rabu (2/6/2021).

Roji menjelaskan bahwa penguncian wilayah merupakan upaya yang ditetapkan untuk menghindari penularan Covid-19 yang lebih banyak lagi. Hal itu karena penularan Covid-19 berlangsung sangat cepat.

Dikatakan, awalnya, hanya ada satu warga yang terindikasi positif Covid-19 berinisial A yang meninggal dunia dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) khusus jenazah pasien Covid-19 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Namun, ketika Kelurahan Semper Barat meminta keluarga A untuk melakukan tes usap antigen di Kecamatan Cilincing, ditemukan seluruhnya positif Covid-19.

Bahkan, kader Dasawisma yang mengantar keluarga tersebut mengikuti tes antigen di kecamatan juga tak terhindar dari paparan Covid-19.

Setelah itu dilakukan pelacakan (tracing) orang-orang lainnya yang sempat melakukan kontak dengan keluarga tersebut, yang jumlahnya puluhan orang.

Rupanya, ada kegiatan tahlilan di rumah keluarga A. Alhasil, semua yang ikut kegiatan tahlilan di rumah tersebut diminta mengikuti tes usap secara bertahap.

Cegah Lebih Banyak Warga Terpapar Covid-19

Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Total, sudah 20 orang warga RT 01/RW 04 Semper Barat yang terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen terhadap 95 orang secara bertahap sejak Senin (31/5/2021) sampai Rabu (2/6/2021).

Ketua RT 01 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Mulyadi, saat ditemui wartawan di Jakarta Utara, mengatakan bahwa penetapan micro lockdown tersebut untuk menghindari lebih banyak lagi orang yang terpapar Covid-19 di lingkungan RT 01.

"Saya tetapkan juga lockdown supaya jangan ada orang luar masuk sini biar tidak terpapar lagi. Lockdown sejak Senin," kata Mulyadi.

Ia belum memastikan kapan lingkungan RT 01 RW 04 Semper Barat akan dibuka kembali, namun pihaknya akan mensterilkan lingkungan tersebut dengan menyemprot desinfektan agar aman dari paparan virus SARS-COV-2.

Akses ke gang sudah dipasang portal pembatas larangan masuk dan dipasang spanduk bertuliskan bahwa wilayah tersebut dalam pantauan khusus terkait penularan Covid-19.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel