20 OTG dan PDP di Kutai Kartanegara Boleh Pulang

Liputan6.com, Samarinda - Sebanyak 20 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dinyatakan negatif dan diijinkan pulang.

Sebelumnya, saat mengikuti rapid test hasilnya reaktif dan harus menjalani isolasi di Wisma Atlet di Kecamatan Tenggarong Seberang.

Bupati Kutai Kartanegara Edy Damansyah menjelaskan, dari hasil uji usap yang telah keluar dari laboratorium Kementerian Kesehatan, seluruhnya dinyatakan negatif. Sebelum dibolehkan pulang, uji swab dilakukan dua kali dengan hasil negatif.

"Sejak tanggal 14 Mei 2020 sampai hari ini kami telah memulangkan 20 OTG maupun PDP yang pada saat dilakukan rapid test menunjukkan hasil reaktif, namun hasil pemeriksaan PCR dari swab tenggorok sebanyak dua kali berturut-turut menunjukkan hasil negatif," kata Edy Damansyah dalam konferensi pers daring, Minggu (17/5/2020) malam.

Edy menambahkan, OTG dan PDP yang diisolasi tersebut merupakan hasil penelusuran kontak maupun pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sehingga proses penelusuran bisa berjalan baik dengan mengisolasi warga yang rentan tertular serta dapat menularkan.

Saat ini, tambahnya, sebanyak 13 pasien berstatus OTG dan PDP menunggu hasil uji swab yang kedua. Jika hasilnya negatif lagi, seluruhnya boleh dipulangkan.

"Kita masih menunggu untuk 13 orang ini hasil uji swabnya. Mudah-mudahan negatif," tambahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Kartanegara Martina Yulianti menyebut Wisma Atlet Tenggarong Seberang masih mengisolasi 49 pasien. Jumlah tersebut terdiri dari 36 pasien terkonfirmasi positif dan 13 pasien dengan status PDP dan OTG yang masih menunggu hasil uji swab.

"Untuk hasil pertama untuk swab hasilnya negatif. Jadi kalau memang negatif lagi bisa pulang," kata Martina.

Total pasien terkonfirmasi positif di Kutai Kartanegara saat ini mencapai 42 pasien. Enam pasien sudah dinyatakan sembuh.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Simak juga video pilihan berikut :