20 Tahun Pelarian, Buron Prancis Kasus Pembunuhan Ganda Ditangkap di Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Manado - Seorang buronan Prancis yang dihukum karena pembunuhan ganda ditangkap setelah 20 tahun dalam pelarian. Ia ditangkap ketika badai merusak kapal pesiarnya di perairan lepas pulau Sulawesi, Indonesia, kata polisi, Kamis 23 Desember 2021.

Buron Thierry Ascione yang berusia 62 tahun dan warga negara Prancis lainnya melakukan pendaratan darurat di kepulauan Talaud antara Filipina dan Indonesia pada 3 Oktober untuk mencari bantuan memperbaiki kapal.

"Pihak berwenang menangkap mereka karena melanggar aturan imigrasi," kata kepala polisi setempat Lendi Hutabarat.

"Sistem navigasi (di kapal pesiar) rusak karena ombak yang kuat," kata Hutabarat kepada AFP yang dikutip Jumat (24/12/2021).

Ascione bersembunyi di perahu ketika polisi menginterogasi dan menangkap rekan senegaranya, yang ditemukan berkeliaran di sekitar pulau mencoba membeli kartu SIM.

Polisi kemudian menggerebek perahu dan menemukan Ascione si buron dari Prancis itu tanpa paspor.

Keduanya diserahkan ke pihak imigrasi. Mereka saat ini berada di Manado, Sulawesi Utara.

Ascione mengatakan kepada pejabat bahwa paspornya dicuri saat transit di Filipina, kata Novly TN Momongan, kepala kantor imigrasi setempat dari pulau tetangga Sangihe.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Paris Minta Ekstradisi ke Jakarta

Ilustrasi Penangkapan (Liputan6.com/Abdillah)
Ilustrasi Penangkapan (Liputan6.com/Abdillah)

Paris secara resmi telah meminta ekstradisi Ascione ke Jakarta, tetapi proses hukum mungkin memakan waktu berbulan-bulan karena kedua negara tidak memiliki perjanjian ekstradisi, menurut sumber yang dekat dengan kasus tersebut.

Ascione dinyatakan bersalah atas pembunuhan pada tahun 1991 terhadap dua warga negara Prancis yang memiliki sebuah restoran di Guatemala.

Dia ditangkap pada tahun 1995 di Bandara Roissy di Paris dan tetap ditahan sampai tahun 2000. Dia melarikan diri enam bulan sebelum persidangannya dimulai.

Pengadilan di Paris mengadilinya secara in absentia dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada 2001.

Ascione telah buron sejak itu, menjadi buron di berbagai negara termasuk Filipina, hingga penangkapannya di Indonesia.

Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi COVID-19

Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel