200 Kasus COVID-19 Sehari, ASN di Depok Dilarang ke Luar Kota

Ezra Sihite, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota Depok mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk tidak bepergian pada saat libur panjang Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi 2021 yang jatuh pada pekan ini.

“Untuk menghadapi liburan Isra Miraj, Sabtu-Minggu dan biasanya ada yang memanfaatkan untuk long weekend tapi hari Jumat-nya untuk ASN tetap bekerja,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana di Depok, Jawa Barat pada Rabu 10 Maret 2021

Terkait hal itu maka Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok pun mengimbau agar ASN tidak bepergian ke luar daerah.

“Ini untuk menghindari penularan COVID-19 terutama klaster tempat wisata dan tempat umum lainnya,” kata dia.

Dadang menegaskan, imbauan tersebut juga berlaku kepada warga Depok. Hal ini kata dia sesuai dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

“Karena itu kepada seluruh warga diimbau untuk tetap di dalam kota dan stay at home, mematuhi protokol kesehatan," lanjutnya.

Pemerintah Kota Depok kata Dadang bersama pihak terkait akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah terjadinya kerumunan massa.

“Kita tidak melakukan penyekatan dan check point, tapi kita melakukan pengawasan di tempat-tempat kerumunan maupun aktivitas warga yang mengundang kerumunan,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, saat ini untuk perkembangan tren kasus COVID-19 di Kota Depok sudah cukup terkendali.

“Meskipun kasus kita masih di atas 200 per hari. Tapi positivity rate kita sudah cukup tinggi dari mulai 48 persen hingga saat ini berada di posisi 68 persen," katanya.