2013, Harga Batu Bara Diperkirakan US$ 100 Per Ton  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Thamrin Sihite, memproyeksikan harga batu bara tahun depan akan mencapai US $ 100 per ton. Sebelumnya, sejak kuartal II 2012, harga batu bara kalori tinggi, (di atas 5.500 kilo kalori) hanya bergerak di level US$ 80 hingga US$ 86 per ton. Angka itu jauh lebih rendah daripada harga rata-rata di tahun lalu yang mencapai US$ 120 per ton.

"Saat ini pun harga mulai naik karena ada permintaan untuk menyambut cuaca musim dingin di beberapa belahan dunia," kata Thamrin di Jakarta, Senin, 12 November 2012.

Saat ini, negara-negara di belahan bumi utara seperti Amerika Serikat, Eropa, Cina, Korea Selatan, dan Jepang memasuki musim dingin. Kebutuhan akan penghangat ruangan akan membuat permintaan batu bara sebagai bakan bakar listrik mereka meningkat. Sementara suplai tetap atau bahkan cenderung menurun, peningkatan permintaan inilah yang diduga akan mengerek harga batu bara.

Tahun depan, menurut Thamrin, harga batu bara akan kembali merangkak naik karena perekonomian negara-negara industri besar macam Amerika Serikat dan beberapa negara lain di Eropa akan mulai pulih dari krisis. "Naiknya permintaan mereka inilah yang akan menaikkan harga batu bara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, Bob Kamandanu, menyatakan, rendahnya harga batu bara tahun ini di antaranya disebabkan menjamurnya perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) batu bara baru.

Rendahnya harga, menurut Bob, membuat perusahaan tambang batu bara raksasa, seperti PT Adaro Energy Tbk dan PT Kaltim Prima Coal, menurunkan produksinya. "Bahkan, puluhan pemegang IUP batu bara juga sudah sempat menutup tambangnya," ujarnya.

PINGIT ARIA

Berita Terpopuler:

Soedirman dan Keris Penolak Mortir

Soedirman, Kisah Asmara di Wiworo Tomo

Cerita Kesaktian Soedirman

Soedirman, Bapak Tentara dari Banyumas

Soedirman, Sang Jenderal Klenik

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...