2013, Harga Batu Bara Diperkirakan US$ 100 Per Ton  

  • Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    Tempo
    Dahlan pun Tidak Berdaya Tagih Dividen Freeport  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tak bisa berbuat banyak jika PT Freeport Indonesia tetap menolak menyetor dividen. Alasannya, suara pemerintah dalam rapat umum pemegang saham sangat kecil dibandingkan pemegang saham lainnya. (Baca: Freeport dan PLN Belum Setor Dividen) …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Thamrin Sihite, memproyeksikan harga batu bara tahun depan akan mencapai US $ 100 per ton. Sebelumnya, sejak kuartal II 2012, harga batu bara kalori tinggi, (di atas 5.500 kilo kalori) hanya bergerak di level US$ 80 hingga US$ 86 per ton. Angka itu jauh lebih rendah daripada harga rata-rata di tahun lalu yang mencapai US$ 120 per ton.

"Saat ini pun harga mulai naik karena ada permintaan untuk menyambut cuaca musim dingin di beberapa belahan dunia," kata Thamrin di Jakarta, Senin, 12 November 2012.

Saat ini, negara-negara di belahan bumi utara seperti Amerika Serikat, Eropa, Cina, Korea Selatan, dan Jepang memasuki musim dingin. Kebutuhan akan penghangat ruangan akan membuat permintaan batu bara sebagai bakan bakar listrik mereka meningkat. Sementara suplai tetap atau bahkan cenderung menurun, peningkatan permintaan inilah yang diduga akan mengerek harga batu bara.

Tahun depan, menurut Thamrin, harga batu bara akan kembali merangkak naik karena perekonomian negara-negara industri besar macam Amerika Serikat dan beberapa negara lain di Eropa akan mulai pulih dari krisis. "Naiknya permintaan mereka inilah yang akan menaikkan harga batu bara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, Bob Kamandanu, menyatakan, rendahnya harga batu bara tahun ini di antaranya disebabkan menjamurnya perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) batu bara baru.

Rendahnya harga, menurut Bob, membuat perusahaan tambang batu bara raksasa, seperti PT Adaro Energy Tbk dan PT Kaltim Prima Coal, menurunkan produksinya. "Bahkan, puluhan pemegang IUP batu bara juga sudah sempat menutup tambangnya," ujarnya.

PINGIT ARIA

Berita Terpopuler:

Soedirman dan Keris Penolak Mortir

Soedirman, Kisah Asmara di Wiworo Tomo

Cerita Kesaktian Soedirman

Soedirman, Bapak Tentara dari Banyumas

Soedirman, Sang Jenderal Klenik

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...