2013, Pemerintah Ingin Kemiskinan 11,5 Persen  

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

  • Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Merdeka.com
    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    MERDEKA.COM. Koalisi Anti Utang (KAU) menyebut ketergantungan Indonesia pada utang asing khususnya pada Singapura berbahaya. Pasalnya, jika terjadi konflik, maka Singapura dapat menghancurkan Indonesia melalui aspek utang.Ketua KAU, Dani Setiawan, menuding Singapura sebetulnya hanya broker atau kepanjangan tangan investor dari negara Eropa. Maka dari itu, mereka memegang kendali supply utang."Dalam skenarionya seperti itu, di mana Singapura selama ini menjadi posisi tuan rumah lembaga investasi …

  • Utang luar negeri Indonesia konsisten naik, tembus Rp 3107 T

    Utang luar negeri Indonesia konsisten naik, tembus Rp 3107 T

    Merdeka.com
    Utang luar negeri Indonesia konsisten naik, tembus Rp 3107 T

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) melansir data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. Angka utang ini konsisten naik dari bulan sebelumnya yang hanya USD 269,7 miliar. …

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menargetkan pengurangan angka kemiskinan hingga mencapai 11,5 persen pada tahun ini. "Tahun depan berkurang lagi sampai 10,5 persen," katanya, Kamis, 10 Januari 2013. 

Pemerintah ingin pada 2025 tingkat kemiskinan di Indonesia berkurang hingga angka 4 persen. Untuk mencapainya perlu upaya pengurangan dilakukan secara bertahap.

Hatta menyatakan kondisi kemiskinan di Indonesia tak merata. Papua, misalnya, yang jumlah penduduknya relatif lebih kecil dibanding di Pulau Jawa, tingkat kemiskinannya terbilang tinggi hingga 20 persen. Adapun di Jawa Tengah, misalnya, dengan jumlah penduduk yang lebih besar, angka kemiskinan terbilang rendah, yakni pada kisaran 11-12 persen.

Untuk mengurangi angka kemiskinan itu, kata dia, pemerintah menyusun sejumlah agenda aksi, di antaranya dengan memadukan koordinasi penggunaan anggaran pengentasan kemiskinan di masing-masing kementerian. "Jadi, (dana itu) tak ada yang di sana-di sini," kata dia.

Ia memberikan contoh, di Brebes, misalnya, ada satu daerah yang belum dialiri listrik, saluran air bersih tak ada, infrastruktur jalannya rusak, serta rumah penduduknya kumuh. Maka penanganan persoalan itu akan diselesaikan secara terpadu oleh sejumlah kementerian. "Di situ langsung dikeroyok beberapa kementerian," kata dia.

Upaya mengurangi kemiskinan, kata dia, juga dilakukan dengan meningkatkan Job Creation Netto antara 750 ribu hingga satu juta. Caranya, yang pertama dengan menjaga iklim industri dan jangan sampai terjadi pemutusan hubungan kerja pada karyawan. Adapun yang kedua, segera menyelesaikan proyek-proyek investasi, baik yang masuk dalam daftar Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) atau bukan.

Hari ini, Menteri Hatta menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan lembaga negara di ruang Graha Sawala. Tampak hadir dalam rapat itu, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, serta Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. "Dua persoalan itu yang dibahas sejak pagi," kata Menteri Hatta.

Dengan kedua upaya itu, dia berharap angka kemiskinan berkurang secara signifikan di tahun 2013. Saat ini, dia mengatakan telah meminta masing-masing kementerian untuk membuat matriks tentang upaya pengurangan kemiskinan sehingga bisa dipadukan dengan kementerian lain.

ANANG ZAKARIA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...