2013, Tarif Listrik Akan Naik Tiap 3 Bulan  

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan pemerintah telah memutuskan kenaikan tarif listrik 2013 akan dilakukan bertahap per tiga bulan. Dengan demikian, tahun depan harga listrik akan naik empat kali dengan rata-rata kenaikan 15 persen. Sebelumnya sempat ada usulan kenaikan tiap bulan.

"Ada strata kenaikan masing-masing kelompok. Ada yang tidak naik, ada yang 18 persen, ada yang 20 persen," kata Jero usai menghadiri Perjanjian Jual Beli Minyak dan Gas Bumi di kantor Kementerian Energi, Rabu, 26 Desember 2012.

Perbedaan kenaikan ini dilakukan karena tak semua kelompok pelanggan dikenai kenaikan tarif listrik. Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 Watt dan 900 Watt, misalnya, dibebaskan dari kenaikan tarif tenaga listrik.

Sementara pelanggan rumah tangga dengan daya 6.600 Watt, pelanggan bisnis dengan daya 6.600 Watt ke atas, dan instansi pemerintah dengan daya 6.600 watt ke atas membayar dengan harga keekonomian. "Harga keekonomian itu terdiri dari biaya pokok produksi Rp 1.261 per kwh ditambah margin 7 persen," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi, Jarman.

Untuk mendukung pertumbuhan industri, Kementerian memberikan keringanan kepada industri kecil dan padat karya, seperti industri garmen. Jero mengatakan untuk kelompok industri ini, kenaikan tarif yang dikenakan tak sampai 15 persen. "Industri yang dianggap lemah seperti garmen kenaikannya di bawah 15 persen. Tapi kalau seperti spa, masak tidak mau naik?"

Kenaikan tarif tenaga listrik ini diperkirakan bisa menghemat subsidi hingga sekitar Rp 14 triliun. Anggaran subsidi dialihkan untuk investasi menambah sambungan pelanggan baru hingga sekitar 3 juta pelanggan.

BERNADETTE CHRISTINA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler