2014 BI Terbitkan Mata Uang Redenominasi

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Merdeka.com
    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    MERDEKA.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Purnomo sebagai tersangka kasus pajak PT Bank Central Asia. Saat menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan 2002-2004, Hadi diduga mengubah keputusan permohonan keberatan BCA atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan (PPh) badan tahun pajak 1999. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

Laporan wartawan Tribun Jambi, Deddy Rachmawan

 

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI –  Bank Indonesia mulai ambil ancang-ancang untuk menerapkan redenominasi mata uang rupiah. Salah satu road maptersebut adalah menerbitkan uang pecahan redenominasi pada tahun 2014.

 

Penerbitan uang ini sekaligus sebagai bagian tahapan dari upaya sosialisasi sebelum redenominasi diterapkan secara menyeluruh. Tahapan tersebut dibeberkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Marlison Hakim pada acara Pertemuan Tahunan Perbankan Provinsi Jambi tahun 20121, Selasa (11/12).

 

“BI akan menerbitkan dua mata uang, yang lama dan yang baru pada 2014,” ujarnya sebelum mengakhiri pemaparannya dihadapan pimpinan bank se-Provinsi Jambi.

 

Mengutip Kompas, beberapa waktu lalu Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia (BI) Difi Ahmad Johansyah menyatakan, dalam program redenominasi mata uang rupiah, lembaga yang terlibat memiliki tugas masing-masing. Meski demikian, semuanya tergabung dalam tim nasional di bawah Wakil Presiden (Wapres) Boediono. Untuk BI, tugasnya menyediakan uang yang dibutuhkan dalam masa transisi.

 

Pada masa transisi akan ada dua jenis mata uang, yakni pecahan lama dan pecahan baru pascaredenominasi. Namun, kedua pecahan tersebut memiliki nilai sama sesuai kegunaannya.

 

Sebagai contoh, pecahan Rp 20.000 sebelum redenominasi dan Rp 20 setelah redenominasi bernilai sama. Namun, masih ada keperluan yang berbeda pada dua mata uang itu. Selama masa transisi, kedua mata uang tersebut disediakan, yang secara bertahap mata uang sebelum redenominasi akan ditarik dari peredaran.

 

Ia merinci tahapan menuju penyederhanaan nilai mata uang tersebut. Tahun depan, BI menargetkan untuk menggolkan Undang-Undang Redenominasi. Kata dia, BI berharap rancangan undang-undang yang sudah masuk ke DPR itu akan jadi prioritas.

 

Selanjutnya Marlison menyampaikan, pada 2014-2018 adalah masa transisi. Baru pada 2019 akan dipakai mata uang baru. Ia meluruskan, bahwa redenominasi adalah penyederhanaan mata uang dengan mengurangi digit (angka 0) tanpa mengurangi nilainya. (wan)

 

BACA JUGA:

  • Akhir Tahun, BI Rate Bertahan Pada Level 5,75...
  • Cadangan Fiskal Meningkat menjadi 111,3 milia...
  • 12 Bandara Baru Beroperasi Tahun Depan

 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...