21 Cara Memaafkan Diri Sendiri dan Merelakan Masa Lalu

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Adakalanya kehidupan ini diwarnai intrik yang pelik. Terkadang, ada berbagai hal yang membuat kita menyesal dan menuntut kita memaafkan diri sendiri agar tidak larut dalam rasa penyesalan tersebut.

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, yang disengaja maupun tidak. Kesalahan itu mungkin berdampak buruk kepada diri sendiri atau orang lain.

Rasa bersalah yang muncul karena kesalahan tersebut biasanya berujung pada penyesalan. Banyak orang yang menyesal dan merasakan kesedihan mendalam karenanya.

Namun, ingat bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Tidak baik larut dalam penyesalan atas sesuatu yang telah terjadi.

Cobalah untuk beranjak pergi dari cerita lalu tersebut. Yang terjadi biarlah terjadi karena hal tersebut tidak akan pernah bisa kita ulang kembali.

Yang terbaik adalah menjadikan berbagai pengalaman di masa lalu sebagai pelajaran agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Memaafkan diri sendiri atas apa yang Anda lakukan di masa lalu, menjadi satu di antara jalan terbaik untuk meraih berbagai hal baik di masa yang akan datang.

Hanya, tidak banyak orang yang mampu berdamai dengan diri sendiri, memaafkan diri sendiri, dan merelakan masa lalu yang telah terjadi.

Jika Anda sedang merasakan hal serupa, sebaiknya mulailah mencari cara untuk bisa lepas dari situasi tersebut. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Berikut 21 cara memaafkan diri sendiri dan merelakan masa lalu, seperti dikutip Inspiringtips, Rabu (29/9/2021).

Cara Memaafkan Diri Sendiri dan Merelakan Masa Lalu

Ilustrasi inspirasi, motivasi, pilihan. (Photo by Burst on Unsplash)
Ilustrasi inspirasi, motivasi, pilihan. (Photo by Burst on Unsplash)

1. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri

Apa yang dilakukan sudah selesai. Jadi, menyalahkan diri sendiri tidak ada gunanya. Itu sudah terjadi, dan menghukum diri sendiri tidak akan mengubah apa pun.

2. Istirahat

Biarkan diri Anda beristirahat dengan pergi ke tempat lain selama beberapa hari atau minggu. Jika memungkinkan saat pergi, jangan periksa media sosial dan putuskan segala bentuk komunikasi yang akan membuat Anda merasa terganggu.

3. Mintalah Pengampunan dari Tuhan

Sebesar apa pun kesalahan Anda, Tuhan itu setia dan adil dalam mengampuni mereka yang sungguh-sungguh bertobat dan memohon pengampunan.

4. Berhenti Mengingat Kesalahan

Merenungkan kegagalan Anda hanya akan menyebabkan depresi. Berhenti memikirkan apa yang sudah terjadi.

5. Maafkan Mereka yang Menyebabkan Anda Sakit

Jika Anda ingin diampuni oleh Tuhan dan orang-orang yang telah Anda sakiti, ampunilah juga orang-orang yang telah menyakiti Anda .

6. Fokuskan Perhatian pada Hal-hal yang Produktif

Agar pikiran Anda tidak memikirkan masa lalu, berkonsentrasilah pada pekerjaan, studi, atau aktivitas apa pun yang produktif.

7. Dapatkan Dukungan Keluarga dan Teman-teman

Jadilah kuat untuk mereka yang terus bertahan dengan Anda, apa pun yang terjadi. Biarkan keluarga dan teman Anda menghibur Anda.

Cara Memaafkan Diri Sendiri dan Merelakan Masa Lalu

Ilustrasi inspirasi, motivasi, pilihan. (Photo by Vladislav Babienko on Unsplash)
Ilustrasi inspirasi, motivasi, pilihan. (Photo by Vladislav Babienko on Unsplash)

8. Jangan Pernah Melakukan Kesalahan yang Sama Lagi

Belajar dari apa yang terjadi, putuskan untuk tidak pernah melakukan kesalahan yang sama. Cari tahu bagaimana Anda dapat menghindari hal itu terjadi lagi.

9. Saring Kritik yang Dilontarkan kepada Anda

Anda tidak dapat mengontrol apa yang orang katakan tentang Anda, tetapi Anda dapat mengontrol bagaimana kata-kata dapat memengaruhi Anda. Lihat saja bagaimana selebritas menghadapi penghasut mereka. Mereka mengabaikannya.

10. Mulai Lagi di Lingkungan Baru

Jika perlu, putuskan untuk pindah ke kota, tempat kerja, atau sekolah lain. Mulailah hidup baru dari masa lalu Anda.

11. Jangan Jadikan Perkataan Orang Lain Acuan untuk Menilai Diri Anda

Apa yang orang lain katakan tentang Anda, tidak penting. Tidak ada yang paling mengenal Anda kecuali Tuhan dan diri Anda sendiri, jadi itu berarti tidak ada orang lain yang dapat mengukur nilai Anda yang sebenarnya secara akurat.

12. Ketahuilah Bahwa Setiap Orang Gagal dalam Satu atau Lain Cara

Mengapa berpikir Anda adalah manusia terendah di bumi ketika semua manusia sama-sama tidak sempurna? Jangan berpikir Anda lemah karena kegagalan Anda. Semua orang membuat kesalahan.

13. Fokus pada Masa Depan

Lihatlah melampaui masa kini yang menyakitkan. Temukan harapan dalam apa yang ada di masa depan.

14. Gunakan Pengalaman Anda untuk Mengajar atau Mendorong Orang Lain

Bantu orang lain menghindari penderitaan yang sama yang Anda alami sekarang. Dorong mereka untuk tidak melakukan kesalahan yang Anda buat.

Cara Memaafkan Diri Sendiri dan Merelakan Masa Lalu

Ilustrasi semangat, motivasi. (Photo by Rowen Smith on Unsplash)
Ilustrasi semangat, motivasi. (Photo by Rowen Smith on Unsplash)

15. Ambil Setiap Hari Baru sebagai Kesempatan Kedua

Fakta bahwa Anda masih bangun setiap pagi adalah tanda bahwa Tuhan belum 'selesai' dengan Anda. Rangkullah kesempatan kedua dalam hidup.

16. Bersikaplah Lembut pada Diri Sendiri

Berhenti membenci dan menghukum diri sendiri. Anda telah melalui begitu banyak hal yang perlu diapresisasi.

17. Terima Konsekuensi dari Kesalahan Anda dengan Kepala Dingin

Jangan membalas jika orang lain mengatakan hal-hal kasar terhadap Anda. Anda tidak bisa menyalahkan mereka karena marah pada Anda. Hadapi amarah mereka dengan rendah hati.

18. Jangan Biarkan Kesalahan Anda Mendefinisikan Anda

Ya, Anda mungkin telah melakukan kesalahan besar, tetapi pasti ada banyak hal baik yang juga telah Anda lakukan. Membuat kesalahan adalah bagian dari menjadi manusia.

19. Mendisiplinkan Pikiran Anda

Terlalu banyak berpikir membuat Anda terlalu sulit untuk merelakan masa lalu. Kendalikan pikiran Anda sehingga Anda dapat menghindari mengingat apa yang terjadi.

20. Kelilingi Diri dengan Orang Optimis

Orang yang berpikiran positif akan memengaruhi Anda untuk menjadi positif tentang kehidupan juga. Mereka akan membantu Anda melihat sisi terang dari situasi Anda.

21. Serahkan Beban kepada Tuhan

Biarkan Dia mengambilnya dari sana. Tuhan tidak hanya akan mengubah hidup Anda 180 derajat. Dia dapat menggunakan kegagalan Anda untuk mengubah kehidupan banyak orang, yang mengalami perjuangan yang sama.

Sumber: Inspiringtips

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel