21 Mei 2021: AS Catat 33 Juta Kasus COVID-19, Total 165,5 Juta di Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Washington, DC - Kasus COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 33 juta kasus, sementara pasien meninggal terkait Virus Corona berjumlah 588 ribu orang. Total kasus dunia saat ini 165,5 juta kasus.

Berikut lima negara dengan total kasus COVID-19 tertinggi berdasarkan Johns Hopkins University, Jumat (21/5/2021):

1. Amerika Serikat: 33 juta kasus

2. India: 26 juta

3. Brasil: 15,8 juta

4. Prancis: 5,9 juta

5. Turki: 5,1 juta

Meski kasus AS sudah mencapai 33 juta, jumlah pertumbuhan kasus harian sebetulnya sedang menurun ke kisaran puluhan ribu. Pada 20 Mei kemarin, kasus harian "hanya" 29 ribu. Bandingkan dengan Desember tahun lalu ketika total bisa mencapai 300 ribu.

Sementara, kasus harian India juga sedang turun hingga 250 ribu kasus harian. Total pasien meninggal yang tercatat terkait corona di negara itu mencapai 291 ribu.

Di Jepang, kasus corona mencapai 705 ribu kasus, Korea Selatan mencatat 134 ribu kasus, dan terdapat 102 ribu kasus di China.

Hingga kini, total dosis vaksin COVID-19 yang disuntikan di seluruh dunia mencapai 191,8 miliar dosis.

Jepang Bakal Restui Vaksinasi COVID-19 Pakai AstraZeneca dan Moderna

Menara Tokyo, bangunan tertinggi kedua di Jepang dengan ketinggian 332,9 meter, tampak diterangi warna-warni cahaya Olimpiade untuk menandai 100 hari jelang pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, pada 14 April 2021. (Charly TRIBALLEAU / AFP)
Menara Tokyo, bangunan tertinggi kedua di Jepang dengan ketinggian 332,9 meter, tampak diterangi warna-warni cahaya Olimpiade untuk menandai 100 hari jelang pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, pada 14 April 2021. (Charly TRIBALLEAU / AFP)

Restu telah diberikan panel ahli pemerintah Jepang pada Kamis 20 Mei 2021 terkait penggunaan dua vaksin COVID-19 tambahan. Pertama yang dikembangkan oleh produsen obat asal Amerika Serikat (AS), Moderna Inc., lalu AstraZeneca Plc yang berbasis di Inggris.

Mengutip Xinhua, Jumat (21/5/2021), Kementerian Kesehatan Jepang diperkirakan bakal menetapkan secara resmi izin penggunaan kedua vaksin tersebut pada Jumat waktu setempat.

Didasarkan pada penilaian panel ahli terhadap uji klinis vaksin di Jepang dan juga dari luar negeri serta efikasi kedua vaksin dalam melawan COVID-19, persetujuan yang diharapkan itu akan membuat jumlah vaksin yang tersedia di Jepang menjadi tiga

Seperti diketahui, Jepang saat ini hanya menggunakan vaksin yang dikembangkan oleh raksasa farmasi AS, Pfizer.

Infografis COVID-19:

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah Covid-19 (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel